Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Ganggu Kamtibmas di Wisata Religi Syekh Nafis, Warga Takulat Kelua Diamankan ke Polres Tabalong

Seorang warga Desa Takulat, Kelua, yang mengaku sebagai keturunan Syekh Muhammad Nafis diamankan jajaran Satreskrim Polres Tabalong.
- Apahabar.com     Senin, 18 Juli 2022 - 14:55 WITA

Ganggu Kamtibmas di Wisata Religi Syekh Nafis, Warga Takulat Kelua Diamankan ke Polres Tabalong

Kasat Reskrim Iptu Galih Putra Wiratama, bersama jajarannya saat mendatangi kediaman RB. Foto - Humas Polres Tabalong. Foto - Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Seorang warga Desa Takulat, Kelua, yang mengaku sebagai keturunan Syekh Muhammad Nafis diamankan jajaran Satreskrim Polres Tabalong.

Pria berinisial RB (42), yang juga mengaku sebagai Wali Beayun ini diamankan karena mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lokasi makam Syekh Muhammad Nafis di Desa Binturu RT 01, Kelua, Tabalong, pada Minggu (17/7) sekitar pukul 16.30 Wita

Quick Respon Satreskrim Polres Tabalong ini menanggapi laporan warga dan viralnya di media sosial terhadap aksi RB yang membubarkan para penziarah di di Aula Makam Syekh Nafis.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasubsi Penmas Sihumas Aipda Irawan Yudha Pratama, membenarkan anggota Satreskrim mengamankan orang tersebut.

” Pria tersebut diamankan petugas di rumahnya di Desa Takulat, Kelua, Tabalong malam harinya,” jelasnya, Senin (18/7).

Diamankannya pria tersebut karena melakukan perbuatan tidak menyenangkan hingga mengganggu kamtibmas di lokasi wisata religi tersebut.

Kejadiannya bermula dari seorang warga berinisial MY, sedang membaca doa di makam Syekh Muhammad Nafis. Sementara sebelumnya RB memarkir sepeda motornya di dalam makam.

RB kemudian menghampiri MY, saat itu ia berbicara dengan nada marah, kenapa ikam kada percaya kalo aku keturunan Syekh Nafis (kenapa kamu tidak percaya dengan saya sebagai keturunan Syekh Nafis).

“Jika tidak percaya datang ke rumah,” kata RB kepada MY.

Tidak lama berselang RB, memukul MY. Namun pukulannya tidak mengenai MY yang menghindar.

RB kemudian menyerang lagi, saat MY menghindar lagi kakinya berhasil ditangkap RB.

Mendapatkan kaki MY, RB kemudian mengangkatnya namun aksinya tersebut berhasil dilerai warga sekitar dan para penjiarah.

“Pada peristiwa tersebut, RB juga melakukan pengancaman melalui kata-kata, kubunuh ikam kaina malam (kubunuh kamu nanti malam,” beber Yudha.

“Atas perbuatannya, RB diamankan ke Polres Tabalong guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bus Pulau Indah Jaya

Hot Borneo

Bus dari Banjarmasin Kecelakaan di Tol Balikpapan-Samarinda
Mayat Dekat RSJ Sambang Lihum

Hot Borneo

Breaking! Penemuan Mayat Perempuan di Dekat RSJ Sambang Lihum
Kota Sa Ijaan

Hot Borneo

Sa Ijaan Ekspo Segera Dimulai, Puluhan Peserta Ramai Mendaftar

Hot Borneo

Dituntut 9 Tahun Penjara, Bupati HSU Nonaktif Mesti Ganti Rugi Rp26 Miliar

Hot Borneo

Hindari Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Sampit, Warga Kotim Diimbau Mudik Lebih Awal
Lapas

Hot Borneo

Geledah Kamar Warga Binaan, Petugas Lapas Banjarmasin Amankan Sajam-Korek Api
Sanggar Budaya

Hot Borneo

Mengintip Meriahnya Musikalisasi Puisi di HUT Sanggar Budaya Kalsel ke-55

Hot Borneo

Akui Tak Mudah Bangun IKN Nusantara, Jokowi: Butuh Waktu 15-20 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com