Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polda Kalsel Siap Copot Anggota Tersandung Pidana Dari Rekaman CCTV Menunjukkan Putri Candrawathi Ada di Lokasi Pembunuhan
agustus

Gegara Sengketa Lahan, Pria Paruh Baya di Palangka Raya Aniaya Seterunya

Akibat saling klaim kepemilihan lahan berukuran 20 x 40 meter di wilayah Kota Palangka Raya, Kalteng, seorang pria paruh baya berinisial R..
- Apahabar.com     Kamis, 14 Juli 2022 - 21:26 WITA

Gegara Sengketa Lahan, Pria Paruh Baya di Palangka Raya Aniaya Seterunya

Dirreskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Faisal F Napitupulu saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Akibat saling klaim kepemilihan lahan berukuran 20 x 40 meter di wilayah Kota Palangka Raya, Kalteng, seorang pria paruh baya berinisial R (58) nekat melakukan penganiayaan terhadap lawan seterunya menggunakan senjata tajam.

Kejadian penganiayaan ini terjadi di Jalan Menteng 12 Palangka Raya pada Sabtu (9/7) lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Dirreskrimum Polda Kalteng, Kombes Pol Faisal F Napitupulu saat menggelar konferensi pers dihadapan awak media, Kamis (14/7) sore.

“Saat ini kami sudah menahan sorang tersangka berinisial R karena telah melakukan penganiayaan terhadap seorang korban hingga mengalami luka di bagian kepala,” ujarnya.

Selain itu, Kombes Faisal juga menuturkan kalau permasalahan sengketa lahan ini, pihaknya masih belum mengetahui pasti siapa sebenarnya pemilik lahan tersebut berdasarkan legalitas.

“Saat ini tim penyidik masih melakukan penelusuran keabsahan lahan yang disengketakan tersebut, namun dalam hal ini kami melakukan penegakkan hukum terkait penganiayaannya,” ujar Kombes Faisal.

Adapun barang bukti yang telah diamankan yakni berupa pakaian dari pelaku dan korban, sementara senjata tajam yang digunakan oleh pelaku masih dalam pencarian.

Kombes Pol Faisal juga mengimbau agar warga yang memiliki sengketa lahan agar jangan sampai melakukan tindak pidana kekerasan.

Ia menyarankan agar sebaiknya menempuh jalur hukum, guna memastikan siapa yang sebenarnya memiliki lahan tersebut, berdasarkan legalitas yang kuat.

“Kami tidak akan tinggal diam dan penegakkan hukum akan dilakukan jika ditemukan warga yang melakukan tindak kekerasan dan penganiayaan apalagi berkaitan dengan sengketa lahan yang menjurus ke arah premanisme,” tegasnya.

Ditambahkannya, masyarakat juga jangan sampai ada yang melakukan pengerahan massa dalam permasalahan sengketa lahan. Apalagi massa tersebut juga tidak mengetahui kebenaran dan legalitas lahan yang disengketakan.

“Saya meminta, masyarakat harus cermat dalam melihat permasalahan supaya jangan sampai salah langkah,” imbuhnya.

Terkait pelaku penganiayaan ini, Kombes Pol Faisal mengatakan pihaknya akan menerapkan Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Poliban

Hot Borneo

Lolos IISMA 2022, Mahasiswi Poliban Raih Kesempatan Belajar di Technical University Malaysia Melaka
Manusia Gurun

Hot Borneo

Kritik Castro buat Guru Besar ITK Soal Manusia Gurun: Rasis dan Terbelakang

Hot Borneo

2 Tahun Via Online, PN Kandangan Mulai Berlakukan Sidang Tatap Muka
Warga alalak tenggelam

Hot Borneo

Tangisan Anak Gemparkan Warga Alalak, Ibunya Diduga Tenggelam di Sungai
Pengedar Sabu Pulau Laut Utara

Hot Borneo

Satu Lagi Pengedar Sabu Pulau Laut Utara Berhasil Digulung Satresnarkoba Polres Kotabaru

Hot Borneo

Satu Gram Sabu Seret Warga Teweh Tengah Barut ke Penjara

Hot Borneo

Ringkus Pemuda di Gambah HST, John Lee CS Temukan Sisa Sabu dalam Pipet
Jukung

Hot Borneo

Ribuan Warga Antusias Padati Lomba Jukung Tradisional Banjar Gubernur Cup
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com