Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Seluruh Wilayah Berpotensi Cerah Berawan Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Terungkap, Motif Pembunuhan 17 Agustus di Cempaka Banjarbaru
agustus

Harga Cabai di Palangka Raya Kembali Melesat, Pedagang Sepi Pembeli

Sempat mengalami penurunan, harga cabai di Pasar Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali melejit.
- Apahabar.com     Jumat, 15 Juli 2022 - 12:49 WITA

Harga Cabai di Palangka Raya Kembali Melesat, Pedagang Sepi Pembeli

Cabai kembali menjadi salah satu komoditas mahal di Pasar Besar Palangka Raya. Foto: Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Sempat mengalami penurunan, harga cabai di Pasar Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali melejit.

Diketahui sepekan menjelang Iduladha 1443 Hijriah, harga cabai berkisar antara Rp80 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.

Namun seusai hari raya kurban, harga cabai jenis rawit merah di Pasar Besar Palangka Raya kembali naik menjadi Rp140 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga ini disebabkan pasokan dari luar daerah berkurang. Kabarnya banyak petani cabai kembali mengalami gagal panen,” papar salah seorang pedagang, Jumat (15/7) pagi.

Itu masih ditambah pengiriman pasokan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sempat tersendat lantaran libur Iduladha.

Terimbas kenaikan harga, pedagang pun mengeluhkan penurunan pembeli cabai. Biasanya membeli hingga 2 kilogram, sekarang hanya 0,5 kilogram.

“Penjualan memang sedikit sepi, setelah harga cabai naik. Sejumlah pelanggan terpaksa mengurangi jumlah pembelian,” jelas pedagang lain bernama Rahmawati.

Kenaikan harga cabai juga dialami oleh sejumlah pasar di Kalimantan, mengingat pemasok terbesar komoditas ini dari Jawa.

Selain penundaan pengiriman akibat pengaruh cuaca dan gelombang laut, harga cabai juga terimbas kenaikan banderol pupuk.

Sementara harga cabai di Kalsel bervariasi mulai dari Rp45 ribu hingga Rp135 ribu per kilogram. Jenis termurah adalah cabai rawit hijau, serta termahal cabai rawit merah.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penimbunan minyak goreng banjar kalsel

Hot Borneo

Babak Baru Kasus Dugaan Penimbunan Migor di Banjar, Naik Penyidikan!
Sapi Kurban

Hot Borneo

Kalsel Dapat 43 Ribu Vaksin PMK: Tanah Laut, hingga Banjar Terbanyak
Kecelakaan

Hot Borneo

Kecelakaan Beruntun Balikpapan, Satu Pengendara Luka dengan Bola Mata Keluar!

Hot Borneo

Saling Silang Wali Kota Ibnu Sina-Organda Kalsel Soal Jalur Khusus Solar
BIN Kalsel

Hot Borneo

Tekad BIN Kalsel Bawa Vaksin ke Dusun Awang Landas HST
Muhammad Hidayat menunjukkan hasil budidaya tanaman cabai tiung.Foto-apahabar.com/Nuha

Hot Borneo

Petani Muda Asal HSS Raup Cuan dari Budidaya Tanaman Hortikultura
salah satu jalur mudik lebaran kalteng

Hot Borneo

Waspada, Tiga Jalur Rawan Laka Lantas di Kalteng Saat Mudik Lebaran
Truk Blong

Hot Borneo

Pemotor Tewas Disambar Truk Blong di Kotabaru, Diduga Hendak Menyalip
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com