Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022
agustus

Harga Cabai Meroket, Bawang Merah dan Tomat di Balikpapan Ikut Naik

- Apahabar.com     Rabu, 13 Juli 2022 - 22:36 WITA

Harga Cabai Meroket, Bawang Merah dan Tomat di Balikpapan Ikut Naik

Harga bumbu dapur di Balikpapan melonjak drastis. apahabar.com / Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Naiknya harga cabai di Balikpapan hingga menembus Rp200 ribu per kilogramnya menjadi sorotan publik. Namun, ternyata tidak hanya cabai saja yang mengalami kenaikan, sebab harga bawang merah dan tomat pun juga ikut naik.

Pantauan media ini pada Rabu (13/7) di Pasar Klandasan, harga bawang merah yang sebelumnya sebesar Rp75 ribu, kini menjadi Rp100 ribu per kilogramnya. Sementara harga tomat yang sebelumnya Rp20 ribu kini menjadi Rp25 ribu per kilogramnya.

Naiknya harga kebutuhan pokok, khususnya bumbu dapur itu membuat para emak-emak semakin menjerit. Pasalnya ketiga bahan tersebut dinilai penting untuk membuat sambel ataupun bumbu masakan lainnya.

“Bawang merah juga naik, sekarang ini sudah Rp100 ribu per kilogramnya. Kalau saya sih masih jual Rp95 ribu,” ujar Tukijah, salah seorang pedagang bawang dan cabai.

Kenaikan ini disebut-sebut karena kurangnya stok dari produsen atau pemasok. Serta harga beli dari pemasok sudah mahal, sehingga mau tak mau pedagang ikut menaikkan harga jualnya kepada konsumen.

“Katanya dari sananya mas yang kurang stoknya. Dari sana juga sudah mahal dikasih, ya kita yang pedagang ini yang dilemma,” tambahnya.

Erna, salah seorang pedagang lalapan di Jalan Soekarno Hatta, Kilometer 3 ini pun mengeluhkan harga kebutuhan dapur yang naik.

“Bingung, apa-apa naik, kami yang jualan ini mau naikin juga tapi nanti pedagang lari mas. Ya serba salah, mau kurangin porsi juga pasti beda juga,” keluhnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Prostitusi Online Martapura

Hot Borneo

Sssttt… Ada Prostitusi Online di Martapura, Tarifnya Sampai 800 Ribu

Hot Borneo

Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemkab Batola Mulai Lakukan Pemetaan
Wisata

Hot Borneo

Libur Panjang, Pengunjung Wisata di Banjarbaru Melonjak Ratusan Persen
Barabai HST

Hot Borneo

Bayi Dibuang di Benawa HST: Hasil Hugel, Pelaku Berdalih Panik
Pelaku pemerasan modus mengaku sebagai anggota BNN diringkus jajaran Polresta Samarinda. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Mengaku Anggota BNN, Pria di Samarinda Lakukan Pemerasan
Iduladha

Hot Borneo

Penampakan Sapi Kurban Jokowi untuk Masjid Al-Karomah Martapura, Segini Beratnya!
Cuaca ekstrem

Hot Borneo

Cuaca Ekstrem, Atap Toko Mebel di Tapin Terbang
Tanah Bumbu

Hot Borneo

Siap Jadi Penyangga IKN Nusantara, Bupati Tanah Bumbu Beberkan Sejumlah Rencana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com