Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022 Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya?
agustus

Haul Sang Guru, Simpur Bakal Penuh ‘Lautan Manusia’

Demi haul sang guru, bahkan sudah ada jemaah yang datang jauh-jauh, beribu-ribu kilometer jauhnya dari Kandangan.
- Apahabar.com     Kamis, 28 Juli 2022 - 13:44 WITA

Haul Sang Guru, Simpur Bakal Penuh ‘Lautan Manusia’

Jemaah memadati pintu masuk pemakaman almarhum KH Muhammad Riduan Baseri, 11 Agustus 2021 lalu. Foto: dok. apahabar.com

apahabar.com, KANDANGAN – Perayaan haul almarhum KH Muhammad Riduan Baseri atau Guru Kapuh digelar malam ini, Kamis (28/7). Lokasinya di Desa Kapuh, Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Panitia pelaksana, Guru Sukran memastikan persiapan gelaran haul perdana sang guru telah mencapai 98 persen.

Namun sesuai kesepakatan, haul malam ini hanya diperuntukkan bagi para relawan serta masyarakat Kabupaten HSS dan sekitarnya.

Kemudian barulah pada Jumat 29 Juli khusus bagi keluarga. Sedang Sabtu 30 Juli 2022 untuk umum.

“Kita laksanakan tiga malam, hari ini perkiraan di atas jemaah sekitar 10 ribu yang datang,” kata Sukran kepada apahabar.com, Kamis siang.

Berdasar informasi panitia, bahkan sudah ada jemaah yang jauh-jauh datang dari Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebagai gambaran, antara Banjarmasin dengan Pontianak jaraknya mencapai tak kurang dari seribu kilometer.

Ada juga yang sudah mengonfirmasi akan menginap sejak Jumat sore untuk mengikuti ziarah. Sebab, 29 Juli haul dikhususkan bagi pihak keluarga Guru Kapuh. Begitupun dari Kaltim dan Kalteng.

Ditandai Stiker 

Tercatat sebanyak 3.600 lebih relawan telah bersiap mensukseskan haul perdana Guru Kapuh.

“Ada banyak rest area di sepanjang jalan menuju lokasi haul. Relawan kita juga sudah standby memberikan arahan di jalan,” jelas Guru Sukran.

Sementara untuk keamanan jalannya haul, panitia juga menggandeng TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta relawan.

Posko induk bersama yang terisi tim gabungan dan panitia sudah disiapkan supaya jika terjadi kendala bisa dalam satu komando dan informasi.

“Harapan kami pertama jemaah tetap mematuhi protokol kesehatan, kemudian menuruti arahan petugas agar terlayani maksimal,” terangnya.

Bagi jemaah yang berangkat, panitia akan membagi jalur. Menandainya dengan stiker haul perdana Guru Kapuh.

Yakni warna merah untuk jemaah dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Tabalong, Balangan, Loksado, Batulicin, dan Kotabaru.

Stiker kuning untuk jemaah dari Rantau, Binuang, Martapura, Banjarbaru, Pelaihari dan Sungai Danau.

Stiker hijau untuk jemaah Kalimantan Tengah, Kapuas, Banjarmasin, Marabahan, dan Margasari.

Stiker biru jemaah dari Negara, Amuntai Hulu Sungai Utara, Kelua, Buntok, dan Ampah.

“Sudah kami informasikan, jemaah diharapkan menggunakan striker masing-masing,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Konser ’30 Tahun Berkarya’ di Banjarmasin, Dewa 19 Boyong Once, Virzha, dan Ello
Operasi Ketupat Intan 2022

Hot Borneo

Operasi Ketupat Intan 2022: Lima Pos Dibangun di Tanah Bumbu
Banjarbaru

Hot Borneo

BREAKING! Pagi Buta, Ruko 2 Lantai Terbakar di Karang Anyar 3 Banjarbaru
Kurban

Hot Borneo

Iduladha 1443 H, PDIP Kalsel Sembelih 50 Ekor Sapi
Guru PAUD Sertifikasi Non-PNS Kapuas

Hot Borneo

Datangi DPRD Kapuas, Puluhan Guru PAUD Sertifikasi Non-PNS Sampaikan 5 Tuntutan
Banjarbaru Ibukota Kasel

Hot Borneo

Resmi Banjarbaru Jadi Ibu Kota Kalsel, Wali Kota : Tonggak Sejarah Baru

Hot Borneo

Ikuti Jejak Tetangga, Warga Desa Jambu Batola Tolak Ekspansi Perusahaan Sawit PT TAL
Tapin

Hot Borneo

Disnaker Tapin Kawal Pencairan THR Karyawan, Buka Posko Aduan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com