Berkedok Guru Spiritual, Pria Batola Cabuli Empat Jemaah, Satu dari Tapin! Dukung Industri Otomotif, SKF Siapkan Komponen Kendaraan Hybrid dan Listrik Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru
agustus

Inafis Polri Usut Jarak dan Sudut Tembakan di Kasus Brigadir Yoshua

- Apahabar.com     Minggu, 17 Juli 2022 - 19:48 WITA

Inafis Polri Usut Jarak dan Sudut Tembakan di Kasus Brigadir Yoshua

Ilustrasi senjata. Foto-iStockphoto/ugurhan

apahabar.com, JAKARTA – Kasus baku tembak Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo masih diusut. Tim dari Inafis Mabes Polri pun tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan serangkaian kerja tim Inafis dalam kasus yang menewaskan Brigadir J ini. Terbaru, tim Inafis tengah berupaya menemuan adanya sidik jari dari lokasi penembakan terjadi.

“Di tempat kejadian perkara (TKP), pihak Inafis akan melakukan olah TKP untuk menemukan sidik jari DNA,” kata Dedi kepada wartawan, Minggu (17/7/2022).

Selain mengungkap sidik jari DNA, tim penyidik Inafis pun saat ini tengah bekerja dalam menentukan arah pasti dari peluru yang dilepaskan dalam peristiwa baku tembak tersebut. Sejumlah bukti pendukung lainnya juga ikut diperiksa penyidik Inafis.

“Mengukur jarak dan sudut tembakan, CCTV, handphone dan lainnya,” ujar Dedi. Dia menjelaskan soal kerja dari tim Inafis sejauh ini.

Utamakan Pendekatan Ilmiah

Dedi menegaskan pihaknya serius dalam menangani kasus penembakan Bharada E dan Brigadir J yang kini ikut menyeret nama Irjen Ferdy Sambo. Menurut Dedi, pihaknya akan mengedepankan pendekatan ilmiah dalam proses penyelidikan.

Dia menyebut pendekatan berbasis ilmu pengetahuan itu diharapkan meminimalisir spekulasi yang tidak berdasar terkait tewasnya Brigadir J.

“Untuk menghindari spekulasi yang dianalogikan tanpa didukung oleh pembuktian ilmiah dan bukan orang yang expert di bidangnya justru akan memperkeruh keadaan,” terang Dedi.

Serangkaian penyelidikan itu kini masih berlangsung. Dedi memastikan pihaknya akan menyampaikan hasilnya kepada publik secara transparan saat penyelidikan dinyatakan selesai.

“Mohon bersabar dulu biar tim bekerja. Jadi nanti hasilnya akan sangat jelas dan komprehensif karena bukti yang bicara secara ilmiah dan ada kesesuaian dengan hasil pemeriksaan para saksi-saksi,” ucap Dedi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

pengacara brigadir j

News

Jenazah Brigadir J Bakal Diautopsi Ulang, Keluarga Minta TNI Terlibat

News

Teguh Santosa Tunjuk Eko Pamuji Jabat Sekjen JMSI
BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2022

News

PLN Sabet 4 Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Award 2022
Haris Azhar

News

BREAKING! Polisi Tetapkan Haris Azhar-Fatia Tersangka
Pemilu Serentak 2024

News

Komisi II DPR RI: Sistem e-Voting Tak Dipakai di Pemilu Serentak 2024
volkswagen v.mo

News

Volkswagen Rilis Drone V.MO, Bisa Terbang dari Jakarta sampai Bandung
Kowad Kukar

News

Rampok Mesum di Kukar Tak Tahu Jika Korbannya Kowad? 

News

Punya Nilai 500 Triliun, Pemerintah RI Masih Sulit Ekspor Sarang Walet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com