Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

INTIM, Pameran Tunggal Ketiga Hajriansyah yang Sufistik

- Apahabar.com     Kamis, 28 Juli 2022 - 19:09 WITA

INTIM, Pameran Tunggal Ketiga Hajriansyah yang Sufistik

Pameran lukisan bertajuk INTIM karya Hajriansyah di Rumah Oettara Banjarbaru. Foto-Istimewa

Potret seorang pria berpakaian serba kuning sedang meniup seruling menghiasi dinding Rumah Oettara, Jalan Junjung Buih Nomor 20, Kelurahan Komet, Banjarbaru. Diberi nama “Uns”, lukisan itu punya makna perasaan intim seorang manusia saat dihadapkan dalam situasi yang sepi.

***

Hajriansyah memamerkan 24 hasil karya seni rupa yang sufistik selama satu bulan penuh. Pameran tuggalnya yang ketiga ini diberi tajuk ‘INTIM’.

“Pameran ini merupakan dahaga spiritualitas, agar bisa lebih intim mengenal diri sendiri serta orang sekitar,” tutur pria berusia 43 tahun itu.

Pergelaran kali ini agak berbeda dengan konsep pameran yang biasanya dihelat di aula besar. Rumah Oettara di Jalan Junjung Buih Nomor 20, Kelurahan Komet, Banjarbaru, dipilih menjadi lokasi pameran. Bukan tanpa alasan, Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin itu berharap masyarakat bisa lebih leluasa menikmatinya.

Berjalan ke tengah-tengah ruangan, ada gambar pria berpakaian putih yang memakai penutup kepala khas sufi. Dia sedang meniup seruling. Lukisan di atas kanvas berukuran 90×60 centimeter itu dinamai “Huzen”.

Berbeda dengan Uns, Huzen memiliki arti kesedihan dan kegembiraan dalam hidup yang datang silih berganti. Di momen ini lah sebaiknya manusia kembali ke hakikat diri.

Lukisan lainnya menggambarkan seorang lelaki yang tengah berbincang dengan pria tua. Di tengah mereka, ada sebuah kitab dan dua gelas kecil.

Hajriansyah bilang jika itu adalah sosok Jalaluddin Rumi yang sedang menuntut ilmu kepada gurunya, Syams At-Tabriz.

“Dalam berjalan perlu adanya penunjuk arah. Seorang pembimbing ruhani, seperti halnya Syams At-Tabriz bagi Rumi,” katanya.

Hajriansyah telah memulai perjalanan berkeseniannya sejak tahun 1999. Sebelum INTIM, pegiat seni lulusan ISI Yogyakarta itu sudah pernah mempertontonkan hasil karya seninya dalam pameran tunggal.

Pameran tunggal pertama digelar pada di UPTD Taman Budaya Kalsel pada 2007 silam. Sementara pameran kedua bertema Suluk; Journey to Indepth Memory berlangsung di Kampung Buku Banjarmasin.

Pameran lukisan INTIM Hajriansyah ini digelar mulai 23 Juli hingga 23 Agustus 2022.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BIN Kalsel

Hot Borneo

Tekad BIN Kalsel Bawa Vaksin ke Dusun Awang Landas HST

Hot Borneo

IKATA Kalsel Berbagi ke Lokasi Banjir, Warga Martapura Senang Dapat Bantuan

Hot Borneo

Update Banjir Tanah Laut: Rendam 531 Rumah di Tiga Kecamatan
Pembunuhan

Hot Borneo

Pelaku Penusukan Kakak Ipar di HSS Diduga ODGJ, Polisi Segera Observasi
Jembatan Paringin

Hot Borneo

Hore! Jembatan Paringin Diaspal Besok, Pemotor Bisa Melintas?
Pertalite

Hot Borneo

Jelang Ramadan, Warga Kalsel Siap Hijrah dari Pertamax ke Pertalite

Hot Borneo

Satpol PP Banjarbaru Musnahkan Ratusan Liter Tuak, Vodka, hingga Alat Kontrasepsi

Hot Borneo

Harga-Harga Mulai Meroket, Pedagang Banjarbaru: Pemerintah Sih Enak, Pendapatan Kami Nggak Tentu!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com