Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Jual Tanah Kaveling Bermasalah, Warga Angsana Tanbu Diciduk Polisi

- Apahabar.com     Jumat, 22 Juli 2022 - 09:48 WITA

Jual Tanah Kaveling Bermasalah, Warga Angsana Tanbu Diciduk Polisi

Tersangka NI diamankan Unit Reskrim Polsek Angsana dengan back up Resmob Polres Banjarbaru di Aluh-Aluh. Foto: Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Unit Reskrim Polsek Angsana, Tanah Bumbu, menciduk seorang pelaku dugaan tindak pidana penipuan jual beli tanah kaveling.

Tersangka pria berinisial NI (41) yang tercatat warga RT 12 Desa Karang Indah di Kecamatan Angsana, diamankan lantaran dilaporkan seorang korban berinisial NS (33).

Penangkapan dilakukan Reskrim Polsek Angsana bersama Resmob Polres Banjarbaru di sebuah rumah di RT 02 Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Banjar, Kamis (21/7).

“Tersangka ditangkap sekitar pukul 17.00,” ungkap Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo, melalui Kasi Humas AKP H I Made Rasa, Jumat (22/7).

Dugaan penipuan diawali pertemuan seorang perantara berinisial M dengan korban di awal Oktober 2022. Melalui si perantara, NI menawarkan tanah kaveling berukuran 12×30 meter.

Tanah yang berlokasi di Desa Sekapuk, Kecamatan Satui, tersebut dijual seharga Rp30 juta. Tawaran itu direspons antusias oleh korban yang bahkan membeli dua tanah kaveling sekaligus.

Adapun pembayaran dilakukan dengan cara diangsur. Angsuran pertama dibayarkan 5 Oktober 2020 sebesar Rp10 juta. Selanjutnya pembayaran kedua dilakukan 1 November 2021 sebesar Rp11 juta.

Dilanjutkan angsuran ketiga disetor 26 Februari 2021 sebesar Rp5 juta. Kemudian angsuran keempat yang dibayarkan 10 Maret 2021 sebesar Rp3 juta.

Setelah beberapa kali mengangsur, korban bermaksud mengcek tanah tersebut. Namun tidak dinyana, lahan terbelit masalah dan batal dikavelingkan.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp29 juta yang dilanjutkan pelaporan ke Polsek Angsana,” jelas Made Rasa.

“Sekarang tersangka sudah diamankan di Polsek Angsana bersama barang bukti bukti berupa tiga kuitansi dan bukti transfer pembayaran jual beli tanah tersebut,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Ditahan di Banjarbaru, Hacker dari Amuntai Diancam Hukuman 10 Tahun
keracunan massal alalak batola

Hot Borneo

Breaking News! Terkuak, Penyebab Keracunan Massal di Alalak Batola
Sejumlah desa di Tabang, Kukar direndam banjir setinggi satu meter. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Hujan Deras Tiga Hari Tiga Malam, Sejumlah Desa di Tabang Kutai Direndam Banjir
kantor lurah alalak

Hot Borneo

Kantor Lurah Alalak Utara Banjarmasin Rusak, Pegawai dan Warga Khawatir Ambruk Ditimpa Bangunan
Kebanjiran

Hot Borneo

Diguyur Hujan, Ruas Jalan-Permukiman di Kotabaru Kebanjiran!
bin kalsel

Hot Borneo

Ratusan Santri Ponpes di HSS Ikuti Vaksinasi Covid-19 BIN dan Kemenag

Hot Borneo

Unjuk Rasa Petani Sawit di Kantor Bupati Kotabaru, Anggota Dewan: Warga Punya Hak!
Dewi Persik Kebobolan

Hot Borneo

Usai Konser di Balikpapan, Koper Dewi Persik Kena Bobol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com