Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri Kementerian Investasi Kantongi 700 Pengaduan Keberatan IUP yang Dicabut  
agustus

Karnaval 1.000 Dohong Tandai Pumpung Hai dan Festival Dayak Kalteng di Palangka Raya

- Apahabar.com     Rabu, 27 Juli 2022 - 20:59 WITA

Karnaval 1.000 Dohong Tandai Pumpung Hai dan Festival Dayak Kalteng di Palangka Raya

Karnaval 1.000 dohong menandai pembukaan Pumpun Hai dan Festival Dayak Kalteng 2022 di Bundaran Besar Palangka Raya. Foto: apahabar.com/Andre Faisal Rahman

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Karnaval 1.000 dohong menandai pembukaan Pumpung Hai dan Festival Dayak Kalimantan Tengah 2022, Rabu (27/7) sore.

Kegiatan yang berpusat di Bundaran Besar itu dipadati ribuan warga, meski hujan sempat mengguyur selama beberapa menit.

Karnaval 1.000 dohong itu sendiri melibatkan sejumlah sekolah di Palangka Raya. Diketahui dohong merupakan senjata tertua Dayak yang berbentuk simetris dengan dua mata sisi.

Adapun Pumpung Hai dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli dengan sejumlah acara pengiring. Mulai dari Rapat Besar Damang Kalteng sebagai agenda utama, serta pameran budaya dan UMKM.

Juga digelar pertandingan silat Dayak. Semua kegiatan dipusatkan di area pameran Taman Budaya Kalteng dan Betang Hapakat di Jalan RTA Milono Palangka Raya.

“Peserta yang datang berjumlah ribuan dari berbagai daerah di Kalimantan. Diharapkan agenda ini digelar rutin setiap tahun,” papar Andreas Juanedy, Ketua Panitia Pumpung Hai 2022 dan Festival Dayak.

Digelar untuk kali pertama, Pumpung Hai dan Festival Dayak Kalteng 2022 diyakini menambah minat wisatawan datang ke Kalteng.

“Kegiatan ini juga untuk mempererat persaudaraan sesama warga Dayak di Kalimantan, sekaligus tetap melestarikan budaya di tengah perkembangan zaman,” beber Andreas.

Sementara Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng, Katma F Dirun, meyakini Pumpung Hai dan Festival Dayak Kalteng berimbas positif terhadap banyak aspek.

“Kegiatan ini merupakan sarana untuk mengembangkan, melestarikan, serta mempersatukan elemen budaya adat Kalimantan,” papar Katma.

“Di sisi lain, Pumpung Hai dan Festival Dayak Kalteng juga bisa membangkitkan perekonomian Kalteng, terutama pelaku UMKM dan pedagang kecil,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pasar Murah Berkah

Hot Borneo

Pasar Murah Berkah di Kapuas, Sekejap Migor Langsung Ludes
Pemulung

Hot Borneo

“Candu” Mencuri Besi Bekas, Tiga Pemulung di Tabalong Diringkus Polisi!
Kotabaru

Hot Borneo

Geger! Pria Karang Payau Kotabaru Hilang Misterius di Sungai

Hot Borneo

Geramnya Bang Dhin Masih Ada Perusahaan di Kalsel Bayar THR Tak Layak
perempuan lahir di pos ronda

Hot Borneo

Pilu, Wanita Muda Melahirkan di Pos Ronda, Bayi Tidak Selamat
Dermaga Feri Kapuas

Hot Borneo

Dua Dermaga Feri Rampung Dibangun, Sekda Kapuas: Rawat dengan Baik

Hot Borneo

Detik-Detik Jembatan Ambruk Gegara Truk di Tabalong, “Beruntung Kami Sudah Bangun”
Rumah Kosong Martapura Terbakar

Hot Borneo

Rumah Kosong di Martapura Terbakar, Penyebab Masih Misteri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com