Berkedok Guru Spiritual, Pria Batola Cabuli Empat Jemaah, Satu dari Tapin! Dukung Industri Otomotif, SKF Siapkan Komponen Kendaraan Hybrid dan Listrik Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru
agustus

Kemenperin Targetkan Rp1.800 Trilun Anggaran Belanja Pemerintah untuk Industri Dalam Negeri

- Apahabar.com     Sabtu, 30 Juli 2022 - 23:44 WITA

Kemenperin Targetkan Rp1.800 Trilun Anggaran Belanja Pemerintah untuk Industri Dalam Negeri

Sekretaris Jendral Kementerian Perindustrian, Dody Widodo saat menghadiri Indonesia Textile Summit 2022. Foto: Apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Dody Widodo menjelaskan saat ini Kemenperin melalui program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) berusaha mendorong belanja produk buatan Indonesia.

Program tersebut dimaksudkan untuk mendorong minat bangga beli buatan produk dalam negeri. Nantinya program tersebut akan didorong untuk dilakukan baik pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dapat membelanjakan produk dalam dalam negeri.

“Dari potensi belanja pemerintah daerah dan pemerintah pusat saat ini sebesar Rp1.200 triliun dan BUMN sekitar Rp600 triliun, jadi totalnya Rp1.800 triliun yang selama ini kita hanya menikmati sangat kecil,” ujarnya saat menyampaikan pidato pembukaan di acara Indonesia Textile Summit 2022 Aula Politek ST3, Sabtu (30/7/2022).

Dodi mengatakan sebelumnya sudah terjadi pertemuan dengan perwakilan dari Kementerian Pertahanan dan Asosiasi Tekstil yang berisikan kesepakatan yang berisi Kemenhan berkomitmen membeli semua produk seragam dan alat terkait tekstil menggunakan produk tekstil Indonesia.

Selain itu, kata Dodi, sampai di bulan November mendatang, semua garmen khususnya yang mengerjakan produk seragam sudah terpenuhi. Bahkan, sampai saat ini sedang menunggu untuk orderan berikutnya.

“Tahun depan pemerintah tidak ada pilihan Rp1.800 triliun harus dibelanjakan di dalam negeri dan tidak ada kompensasi untuk impor lagi,” pungkasnya. (Thomas)

 

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Calon Panglima TNI

Nasional

Bursa Calon Panglima TNI: Andika Perkasa hingga Yudo Margono
apahabar.com

Nasional

MK Tolak Dalil Perolehan Suara Versi Prabowo-Sandiaga
Irjen Napoleon

Nasional

Buntut Penganiayaan M Kece, Bareskrim Polri Isolasi Irjen Napoleon
apahabar.com

Nasional

Jenazah Korban Penembakan Papua Diterbangkan ke Makassar
apahabar.com

Nasional

Mabes Polri Benarkan Penangkapan Jaringan Terduga Teroris di Palangkaraya
apahabar.com

Nasional

Ditahan 20 Hari, Bareskrim Dalami Motif Tersangka Penyiram Novel
Covid-19

Nasional

Vaksinasi Masih Rendah, Angka Kematian Akibat Covid-19 RI Tertinggi
apahabar.com

Nasional

Dewan Pers Ingin Kemerdekaan Pers Semakin Berkualitas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com