Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Legislator Kalsel soal Kampanye di Kampus: Asal Jangan Black Campaign!

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyambut baik keputusan KPU soal kampanye di kampus.
- Apahabar.com     Sabtu, 23 Juli 2022 - 08:42 WITA

Legislator Kalsel soal Kampanye di Kampus: Asal Jangan Black Campaign!

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyambut baik keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengizinkan kampanye di kampus-kampus.

“Rencana KPU yang mengizinkan kampanye di lingkungan kampus menurut saya sangat positif,” ucap Rifqinizamy Karsayuda kepada apahabar.com, Jumat (22/7) kemarin.

Kendati demikian, ia tetap memberikan sejumlah catatan.

Salah satunya terkait kampanye hitam (black campaign).

Ia meminta KPU mengatur serinci mungkin bagaimana kegiatan kampanye di kampus.

Misalnya diperkenankan melalui kampanye dialogis.

Selain itu, konten dan isi kampanye harus dipastikan tidak negatif apalagi kampanye hitam.

Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. Foto-JakaMan

Artinya, sepanjang dilakukan untuk membangun budaya politik bahkan peradaban politik baru di negeri ini pasti didukung.

Apalagi, selama ini kampus menjadi wilayah yang menjadi bagian dari dinamika demokrasi dan membangun link demokrasi antara kampus dan partai politik.

“Menurut saya sangat positif membangun peradaban baru di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menjelaskan, kampanye politik boleh dilakukan di lingkungan kampus atau perguruan tinggi sepanjang memenuhi sejumlah ketentuan.

“Boleh saja. Mahasiswa pemilih, dosen pemilih. Kenapa kampanye di kampus tidak boleh? Mestinya boleh,” jelas Hasyim usai menghadiri Sarasehan Kebangsaan di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (19/7).

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Perampokan Mahasiswi Tabalong

Hot Borneo

Cerita 4 Mahasiswi Tabalong Disatroni Rampok dengan Parang Terhunus
Kapal Tanah Laut

Hot Borneo

Kapal Diamuk Massa di Tanah Laut, Gus Hanies Angkat Bicara

Hot Borneo

Limbah Rumen Berserakan di Banjarmasin, Pemkot Klaim Belum Ada Temuan

Hot Borneo

Larangan Ekspor Minyak Goreng, Ekonom ULM Lebih Pilih DMO
Wali Kota Ibnu Sina

Hot Borneo

Reaksi Ibnu Sina Ketika Tahu Insiden Maut BPK Terulang Lagi
martapura

Hot Borneo

Duh, Pengaron Banjir, Satu Meter dalam Rumah
Curi Handphone Balikpapan

Hot Borneo

Sakau Sabu, Pria di Balipapan Nekat Gasak Handphone Tetangga
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Kalsel Hujan Lagi Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com