Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

Mega Proyek Kilang Minyak Rp300 T di Kotabaru, Anggota Dewan Minta Investor Serius

- Apahabar.com     Selasa, 12 Juli 2022 - 17:46 WITA

Mega Proyek Kilang Minyak Rp300 T di Kotabaru, Anggota Dewan Minta Investor Serius

Ilustrasi kilang minyak. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Investor mega proyek kilang minyak senilai Rp300 triliun di Kotabaru diminta serius dalam berinvestasi.

Sejauh ini mega proyek tersebut masih dalam tahap negoisasi pembebasan lahan.

Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Awaludin, meminta perusahaan utusan Oman, atau PT Kalimantan Refinery Petrochemical (KRP) lebih intens untuk melakukan komunikasi dengan warga dan pemerintah daerah.

“Harusnya pihak perusahaan intens mengadakan pertemuan dengan warga, dan Forkopimcam. Hal itu supaya segera ada titik temu mengenai harga lahan yang akan dibebaskan,” kata Awaludin, Selasa (12/7) sore.

Keberadaan Pemkab Kotabaru pun dinilai harus ikut ambil bagian dengan memfasilitasi antara warga dengan perusahaan. Kata Awaludin, hal ini dilakukan untuk memuluskan rencana investasi tersebut.

Dia ingin megaproyek ini menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan antara warga dengan pihak perusahaan.

“Harus dibuat sebuah komitmen. Salah satu isinya perusahaan juga harus mematuhi aturan investasi, serta tetap mengedepankan kesejahteraan bagi rakyat,” pungkasnya.

Investasi ini juga diharapkan dapat menambah lapangan kerja bagi warga lokal.

“Sebagai warga Kotabaru, saya sangat berharap investasi itu terwujud dan banyak menyerap tenaga kerja,” harap Safrudin, warga Kotabaru.

Sekadar mengingat kembali, PT KRP sebuah perusahaan minyak asal Oman itu berencana membangun sebuah kilang bernilai Rp340 triliun di bagian selatan Kotabaru, tepatnya Kecamatan Pulau Laut Selatan. Mencakup Desa Teluk Sirih, Sungai Bulan, Alle-Alle, Desa Sei Bahim, serta Tanjung Seloka.

PT KRP, dalam laporan awalnya, setidaknya memerlukan sekitar 1.500 hektare lahan kosong untuk mengolah minyak mentah menjadi bahan jadi siap pakai, seperti bensin ataupun gas. Bahan bakunya akan didatangkan sendiri dari Oman.

Kendati tanpa progres yang signifikan, Camat Pulau Laut Selatan, Yusuf masih yakin rencana pembangunan kilang PT KRP bakal berlanjut.

Dihubungi apahabar.com, Senin (11/7), Yusuf mengatakan dalam waktu dekat pihak PT KRP bakal meninjau langsung bakal lokasi pembangunan.

“Kabarnya akan datang langsung ke Kotabaru, bulan ini,” ujar Yusuf.

Kedatangan pihak PT KRP sendiri guna bertatap muka secara langsung dengan warga. “Diawali dengan negosiasi harga lahan,” ujarnya.

“Pihak KRP menyampaikan akan datang bulan ini. Jadi, kita tunggu jadwal perusahaan. Setelah positif tanggalnya, maka akan kita sampaikan ke bupati,” sambungnya.

Yusuf lantas menagih keseriusan PT KRP. Sebab, klaim dia, pemerintah daerah telah membuka ruang agar investasi senilai triliunan rupiah tersebut terwujud. Ya, mestinya proses pembebasan lahan kilang beres pada akhir tahun lalu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tenggelam

Hot Borneo

Sedang Dalam Pencarian, Seorang Remaja Tenggelam di Siring Kodim Marabahan
HUT RI ke-77

Hot Borneo

Jelang HUT RI ke-77 di Tabalong: Puluhan Paskibra Mulai Dilatih!

Hot Borneo

Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti
pertikaian tapin

Hot Borneo

Geger Bapak Pemenggal Lengan di Parigi Tapin Bebas, Cek Faktanya

Hot Borneo

Heboh Pria di Karang Payau Kotabaru Hilang, Akhirnya Ditemukan
Alkes

Hot Borneo

Dari Pameran Alkes di Kalsel: Kesadaran Warga Pakai Produk Lokal Masih Minim

Hot Borneo

Tabalong Siaga, KPH Tabalong Aktifkan Posko Karhutla
Bupati Balangan

Hot Borneo

Bupati Abdul Hadi Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Balangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com