Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022 Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya?
agustus

Meluap, Air Lubang Bekas Tambang Bukit Mulya Kintap Sempat Hambat Aktivitas Warga

Warga perkebunan kelapa sawit maupun yang bekerja menyadap getah karet biasa menggunakan jonder bahkan roda dua, terpaksa turut diangkut.
- Apahabar.com     Kamis, 28 Juli 2022 - 18:21 WITA

Meluap, Air Lubang Bekas Tambang Bukit Mulya Kintap Sempat Hambat Aktivitas Warga

Ruas jalan dusun di Desa Bukit Mulya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, terendam. Foto-Istimewa.

apahabar.com, PELAIHARI – Intensitas hujan tinggi tak hanya membuat air lubang bekas tambang meluap. Namun mengakibatkan lima dusun di Desa Bukit Mulya, Kecamatan Kintap, sempat terisolir.

Pasalnya ruas jalan terendam kurang lebih 100 meter dengan ketinggian satu meter, warga pun kesulitan melakukan aktivitas kerja.

Warga perkebunan kelapa sawit maupun yang bekerja menyadap getah karet biasa menggunakan jonder bahkan roda dua, terpaksa turut diangkut.

Kepala Desa Bukit Mulya Suparno, Kamis ( 28/7/2022) mengatakan banjir sempat membuat aktivitas pekerja sawit terganggu. Demikian juga para pelajar setempat, sempat libur akibat jalan digenangi air.

Namun, kini air sudah mulai surut, jalan yang berair kini sudah bisa dilalui.

Ada pun banjir akibat luapan air lubang bekas tambang, memaksa perusahaan Arutmin dan SSDK mengerahkan alat untuk menyedot air.

Sebelumnya bekas tambang itu bertambah parah akibat aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) namun kini sudah tak lagi lantaran banjir.

Lubang tambang yang hancur akibat PETI itu sendiri merupakan area konsesi PT Arutmin Indonesia.

Namun belakangan areal konsesi itu digarap pelaku tambang liar. Warga setempat pun merasakan dampak buruk dari penambangan secara ilegal tersebut.

Atas kondisi tersebut Kades Bukit Mulya Suparno pun tak menampik. Bahkan Suparno telah berusaha sesuai tugas kepala desa untuk menjembatani keluhan warganya terkait banjir yang terjadi.

Ia pun berharap cuaca bersahabat agar lubang tambang tak lagi meluap. “Cuaca saat ini masih mendung namun hujan tidak terjadi. Semoga kembali seperti semula agar aktivitas warga lancar,” harapnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Wali Kota Banjarbaru Minta Seluruh Kepala SKPD Bikin Akun Facebook dan Instagram

Tak Berkategori

Banjir Desa Halong-Nawin di Tabalong Meluas, Ratusan Rumah Terdampak
Valentine

Tak Berkategori

Google Meriahkan Valentine dengan Doodle Bentuk Hati
PA

Tak Berkategori

PA Negara Banjarmasin Raih ZI WBK dari Kemenpan-RB
apahabar.com

Tak Berkategori

Banjarmasin Alami Inflasi 0,06 Persen, Intip Pemicunya

Tak Berkategori

Video: Kebakaran di Sungai Andai, Menghanguskan Dua Buah Rumah
IHSG Berpotensi Menguat

Tak Berkategori

Pasar Amati Perkembangan Omnicron, IHSG Berpotensi Menguat
Ilustrasi melahirkan di dalam mobil. Foto-Facebook/MCPO Police Station 3 via Tribunnews.com

Tak Berkategori

Dramatis! Ditolak Puskesmas, Ibu di Balikpapan Melahirkan Dalam Mobil Depan Kuburan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com