Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Meminimalisir Angka Kesakitan dan Kematian, Begini Upaya Dinkes Kapuas

Detiksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas, Kalteng, dengan melakukan...
- Apahabar.com     Kamis, 7 Juli 2022 - 15:20 WITA

Meminimalisir Angka Kesakitan dan Kematian, Begini Upaya Dinkes Kapuas

Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas melaksanakan pemeriksaan kesehatan deteksi dini faktor penyakit tidak menular. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Detiksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas, Kalteng, dengan melakukan pemeriksaan, Kamis (7/7).

Pemeriksaan dilakukan kepada masyarakat khususnya keluarga besar Kodim 1011/Kuala Kapuas guna meminimalisir meningkatnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular.

Kepala Dinkes Kapuas, melalui Kabid P2P dr Ahmad Haspiani, mengatakan saat ini masyarakat dihadapkan dengan meningkatnya angka kesakitan dan angka kematian akibat PTM.

“Ini harus diantisipasi dengan pemeriksaan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular seperti yang kita laksanakan pada hari ini,” katanya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan deteksi dini faktor resiko PTM tersebut, diharapan masyarakat semua, khususnya keluarga besar Kodim 1011/Kuala Kapuas dapat menjadi agen perubahan.

“Dengan memberikan dukungan dan contoh kepada masyarakat, agar sadar dan rutin melakukan aktifitas fisik serta melakukan deteksi dini ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

“Karena kita sekarang ini dihadapkan dengan meningkatnya angka kesakitan dan angka kematian akibat PTM seperti penyakit hipertensi, diabetes mellitus, stroke, jantung, dan lainnya,” pungkas dr Haspiani.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Kapuas

Kompetensi Puluhan Pejabat Kapuas Diuji, Dari Assesment hingga Kejiwaan

Pemkab Kapuas

Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Kapuas Dibantu Bapok

Pemkab Kapuas

Wabup Kapuas Terima Kunker Tim Monev Food Estate Setkab

Pemkab Kapuas

Kolaborasi Kapuas-Kemenpar, Maksimalkan Potensi Wisata Desa
Bupati Ben Brahim

Pemkab Kapuas

Bupati Ben Brahim Minta Warga Kapuas Selalu Jaga Kerukunan dan Kebersamaan
Kadis Kominfo Kapuas

Pemkab Kapuas

Sambangi Pasar Ramadan, Kadis Kominfo Kapuas Borong Takjil
BPD

Pemkab Kapuas

Anggota BPD Warna Sari Dilantik, Simak Pesan Bupati Kapuas
Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Asah Kemampuan Pengrajin Rotan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com