Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Mengejutkan, PM Inggris Boris Johnson Resmi Mundur!

Boris Johnson secara resmi mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris. Dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh BBC, Kamis.
- Apahabar.com     Kamis, 7 Juli 2022 - 20:33 WITA

Mengejutkan, PM Inggris Boris Johnson Resmi Mundur!

Boris Johnson secara resmi mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris. Foto-AP

apahabar.com, INGGRIS – Boris Johnson secara resmi mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris.

Dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh BBC, Kamis (7/7), Johnson mengatakan hal tersebut merupakan keinginan partainya di parlemen.

“Jelas sekarang keinginan Partai Konservatif parlementer bahwa harus ada pemimpin baru partai dan oleh karena itu, perdana menteri baru,” katanya.

Ia mengatakan proses pemilihan pemimpin baru partai dimulai saat ini dan jadwalnya akan diumumkan kembali pada pekan depan.

Mundurnya Johnson sebagai pemimpin partai memang dapat diartikan bahwa dia juga akan lengser dari jabatannya sekarang.

Pasalnya, di Negeri Ratu Elizabeth, perdana menteri adalah pemimpin partai yang memenangkan suara terbanyak dalam pemilu dan ditunjuk oleh Ratu.

Adapun, Johnson akan tetap menjabat sebagai PM hingga pemimpin baru Partai Konservatif dilantik pada Oktober mendatang.

Sebelumnya, pemerintahan Inggris nyaris bubar setelah 53 menteri dan pejabat negara mengajukan pengunduran diri.

Hal ini akibat skandal pelecehan seksual Chris Pincher yang tetap diangkat sebagai Deputy Chief Whip. Posisi ini sangat penting untuk mengatur kontribusi partai di parlemen.

Johnson sempat berkukuh untuk melanjutkan pemerintahan.

“Tugas seorang perdana menteri dalam situasi sulit ketika dia diberi mandat besar adalah untuk terus berjalan dan itulah yang akan saya lakukan,” tegasnya, Rabu (6/7).

Namun demikian, posisi Johnson justru kian rapuh. Belum lama ini, dia menghadapi mosi tidak percaya di parlemen menyusul kandal ‘partygate’ yang menimpanya.

Dalam mosi tidak percaya tersebut, Johnson berhasil ‘lolos’. Namun, kepemimpinannya terus dipertanyakan.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

China

News

Gunakan Pesawat Carter, China Jemput Warganya dari Ukraina

News

Jenazah Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan di Bendungan Engehalde
Bambang Widjojanto

News

Heboh! Kabar Bambang Widjojanto Ditangkap Polisi, Cek Faktanya…

Nasional

Pengacara Bharada E Tegaskan Tak ada Pelecehan Seksual di Rumdin Ferdy Sambo
IHSG

News

Musim Tebar Dividen, Dongkrak Penguatan IHSG
Lebaran

News

Mudik Lebaran, Catat Pesan Kapolres Kapuas
G20 Bali

News

AS Ancam Boikot Pertemuan G20 Bali, Pemerintah RI Angkat Bicara
MInyak

News

Jokowi Sentil Menteri Tak Beri Penjelasan Harga Minyak Goreng Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com