Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Napi di Lapas Narkotika Samarinda Kendalikan Peredaran Sabu di Bontang

- Apahabar.com     Selasa, 19 Juli 2022 - 16:42 WITA

Napi di Lapas Narkotika Samarinda Kendalikan Peredaran Sabu di Bontang

Pelaku penyalahgunaan narkotika berhasil diringkus Polres Bontang. Foto-Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Satreskoba Polrest Bontang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika yang dikendalikan oleh narapidana Lapas Narkotika Klas II A Samarinda, Senin (18/7).

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang pria berinisial R (28) di kediamannya di kawasan Jalan Kapal Selam, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, pada pukul 17.00 Wita.

Polisi telah mengintai pelaku sejak Minggu (17/7). Setelah cukup bukti, polisi pun langsung melakukan penggerebekan di rumah R. Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi berhasil menemukan satu poket sabu siap edar dari tangan R.

“Setelah itu dibawa ke rumah dan kembali didapat sebanyak 6 poket. Dengan berat kotor 7,16 gram. Baru kita interogasi, muncul satu nama pemasoknya dan langsung dikembangkan,” ucap Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasat Reskoba, AKP Tatok Tri Haryanto saat dikonfirmasi awak media, Selasa (19/7).

Polisi melakukan pengembangan terhadap pemasok sabu yang dimiliki R. Didapati seorang pria berinisial L (33) yang belum tinggal tidak jauh dari lokasi penangkapan sebelumnya. Polisi pun bergegas menangkap L dan didapati dua poket sabu.

“Pengakuan tersangka dia memesan dari salah satu tahanan yang berada di Lapas Narkotika Bayur Samarinda yang berinisial A,” bebernya.

Dari hasil pengembangan, L mengaku sabu tersebut dipesan dari seorang narapidana di Lapas Narkotika Samarinda melalui pesan singkat kemudian diantar ke lokasi.

Tak hanya itu, ia juga mengaku bahwa pesanan narkoba terakhir diantarkan pada tanggal 15 Juli lalu sekitar dua bal atau seberat 100 gram.

“Pengambilan waktu itu di samping Hotel Akbar Jalan Imam Bonjol,” jelasnya.

Usai mendapatkan barang pesanannya, L kemudian memecahnya menjadi dua untuk diedarkan bersama dengan R. Target pasar keduanya yakni para nelayan serta para pekerja industri.

“Jadi dalam waktu 3 hari ini dia hampir menghabiskan penjualan sabunya seberat 50 gram sabu. Target pembelinya mulai dari nelayan dan pekerja perusahaan,” paparnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti 9 poket sabu siap edar dengan berat 7,5 gram. Selain itu polisi juga berhasil menyita uang tunai Rp700 ribu yang diduga hasil dari penjualan narkoba.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 112 atau 114 juncto pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pembobol ATM Banjarbaru

Hot Borneo

ATM di Hotel Nor Indah Banjarbaru Dibobol! Polisi Tangkap 3 Pelaku, 1 DPO

Hot Borneo

Jual Miras di Eks Lokalisasi Pembatuan Banjarbaru, Ibu – Ibu Diciduk Polisi
Putusan Bahtsul Masail

Hot Borneo

3 Putusan Bahtsul Masail PWNU Kalsel Terkait Penggunaan Pengeras Suara, Simak Hasilnya

Hot Borneo

Calon Haji Kalsel Asal HSU Meninggal Dunia di Madinah, Berikut Kronologisnya

Hot Borneo

Modus Sembuhkan Guna-guna, Tuan Guru Gadungan di Banjarmasin Gasak Emas Korbannya
apahabar.com

Hot Borneo

Apahabar.com Fishing Tournament 2022 Disambut Antusias, Siap-siap Agustus Bakal Digelar Kembali
Mardani Maming

Hot Borneo

Perkumpulan Pengacara: Mardani H Maming Hanya Saksi, Tak Perlu Mundur dari PBNU
Sekuriti Gereja YHS

Hot Borneo

Geger, Pengendara R15 Tewas Tergeletak di Palangka Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com