Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan Teten Masduki Sebut Pengembangan Produk Kriya Perlu Libatkan Agregator IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

Pemerintah Genjot Peningkatan Industri Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Candi Borobudur

- Apahabar.com     Minggu, 31 Juli 2022 - 20:34 WITA

Pemerintah Genjot Peningkatan Industri Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Candi Borobudur

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary. Foto: Resti - apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan program dukungan komunikasi dan penguatan informasi. Program tersebut dimaksudkan untuk membangun kesadaran publik agar dapat mendukung pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Khususnya demi memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Candi Borobudur.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary mengatakan Badan Otoritas Borobudur (BOB) dibentuk untuk menjaga kelestarian situs warisan dunia UNESCO

“Selain itu juga dalam rangka menggenjot pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Candi Borobudur,” katanya dalam Webinar Pariwisata Borobudur: Berkualitas dan Berkelanjutan, Sabtu (30/7).

Septriana mengungkapkan BOB resmi berdiri sejak tahun 2018 sebagai realisasi dari Peraturan Presiden (Perpres). Adapun dalam area BOB terdapat beberapa destinasi wisata yang mengusung wisata konsep sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan.

Zona otorisas BOB seluas 309 hektar yang merupakan kawasan pariwisata ekslusif yang bernuansa alam, mengusung konsep kelestarian serta keramahan pada alam. Sedangkan area Badan Otoritas Borobudur meliputi Kota Magelang, Yogjakarta, Surakarta, Salatiga dan Semarang.

“Fokus pemerintah saat ini di samping mengerjar angka kunjungan wisatawan Indonesia,  juga berusaha mendorong pariwisata berkelanjutan atau sustainable turism di indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Septriana Tangkary menyampaikan bahwa sustinable turism atau pariwisata berkelanjutan merupakan pengembangan konsep berwisata yang dapat memberikan dampak jangka panjang baik itu terhadap lingkungan, sosial, budaya serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan.

Ia berharap agar masyarakat bukan hanya menggerakan pariwisata saja, namun juga dapat menggerakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Karena di sini wisata dan UMKM harus sama dan searah satu frekuensi, ekonomi berkelanjutan atau sosial ekonomi jangka panjang, dan ini yang harus kita lakukan bersama sama dengan teman-teman UMKM. Saya rasa UMKM ini adalah motor hidup nya Indonesia,” tutupnya. (Resti)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PWI Kotabaru

News

Insan Pers Kotabaru Terima 1 Ekor Hewan Kurban dari Indocement
Cuaca Kalsel

News

Habar Cuaca: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Kalsel
IKN

News

SoftBank Urung Investasi di IKN, Rp572 Triliun Melayang  
Ramadan

News

Sederet Aturan Saat Ramadan di Banjarmasin, Simak Selengkapnya!
Joe Biden

News

Presiden Jokowi Hadiri Jamuan Santap Malam Joe Biden
Film

News

‘Senja Yang Pamit’, Film Cinta Pelajar SMAN 2 Banjarmasin

News

Dihantam Krisis Ekonomi Global, Bahlil Lahadalia: Inflasi Indonesia Masih Terkendali

News

Pajak Terus Mengalami Kenaikan, Pemerintah Sebut untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com