Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Pilu 3 Bocah Banjarmasin: Idap Penyakit Kulit, Tak Sekolah karena Ortu Siswa Takut Tertular

Ketiganya mengidap penyakit kulit yang belum diketahui, sementara sang ibu diduga mengalami gangguan jiwa.
- Apahabar.com     Senin, 25 Juli 2022 - 15:05 WITA

Pilu 3 Bocah Banjarmasin: Idap Penyakit Kulit, Tak Sekolah karena Ortu Siswa Takut Tertular

Tiga anak Sutadi mengidap penyakit kulit misterius, sementara sang istri diduga mengalami gangguan jiwa. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Nasib malang menimpa Achmad Yasin Sayful Ganie (12), Muhammad Arif Maulana (11) dan Muhammad Toyib Saheer Akbar (9).

Sang ayah, Sutadi (77) disebut-sebut telah melarikan diri. Sedang ibunya Sri Lestari (43) dalam kondisi kejiwaan tak stabil.

Setahun belakangan, ketiganya mulai terjangkit penyakit kulit yang belum diketahui jenis dan penyebabnya.

Seharusnya mereka bertiga masih mengenyam pendidikan dasar di SDN Sungai Miai Banjarmasin.

“Mereka dilarang juga sekolah oleh orang tuanya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi, Senin (25/7).

Penyakit ketiganya disebut-sebut sudah membuat kuatir para ortu murid lainnya.

Sampai akhirnya, mereka terpaksa disekolahkan dari rumah alias homeschooling.

“Kita akan mengizinkan selama mereka berobat, karena ada ketakutan dari ortu jika menjangkit ke orang lain,” ucapnya.

Nuryadi memastikan ketiganya telah mendapat kartu Indonesia pintar (KIP). Setidaknya mereka bisa sekolah hingga kelas 6 SD.

Dari ketiganya, anak kedua bernama Arif yang paling gawat kondisinya. Kuku jari di tangannya sampai lepas dengan sendirinya.

“Ada dua anak yang penyakit kulitnya parah, berair dan kalau digaruk akan mengeluarkan darah,” tuturnya.

Sehari-hari mereka tinggal di sebuah gang sempit, kawasan Sungai Awang, Banjarmasin Utara.

Tercemarnya lingkungan sekitar, diduga menjadi salah satu faktor pemicu munculnya penyakit tersebut.

Mereka selalu gatal-gatal.

Belakangan, informasi mengenai kondisi miris ketiganya beredar luas di media sosial. Viral.

Disdik maupun Dinas Kesehatan Banjarmasin pun turun tangan.

Namun soal diagnosis, sampai saat ini belum diketahui.

Hanya, Kadinkes Banjarmasin Ramadhan memastikan ketiganya sudah dibawa ke RSUD Sultan Suriansyah.

Orang tua perempuan si anak juga dibawa. Dicek oleh doktor khusus soal kejiwaannya.

“Kondisinya [kejiwaannya] tak stabil,” ujarnya.

Sementara ketiga anaknya ditangani doktor khusus penyakit kulit.

“Karena diagnosanya sudah level rumah sakit (RS),” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, Ramadhan memastikan observasi atas penyakit kulit apa yang menjangkit ketiganya masih berjalan.

Lantas, ke mana Sutadi saat ini? Sang ayah disebut-sebut telah melarikan diri lantaran sudah tak tahan mengurus ketiganya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

alfamart ambruk

Hot Borneo

Hasil Labfor Ambruknya Alfamart Gambut Keluar, Polisi Siap Umumkan ke Publik
Binomo

Hot Borneo

Rugikan Negara Rp1,1 untuk Bermain Binomo, Mantan Pegawai Bank di Banjarmasin Dituntut 6, 6 Tahun Penjara

Hot Borneo

Puskesmas Birayang Penuh Pasien Diare, Mayoritas dari Cukan Lipai HST
Ular Piton

Hot Borneo

Dua Ular Piton Besar Masuk Pekarangan di Gambut, Dinas Damkar Turun Tangan
Demo kalsel

Hot Borneo

Aksi Berlanjut, Mahasiswa Kalsel Bakal Geruduk Rumah Banjar
Vaksinasi banjarmasin

Hot Borneo

Permintaan Vaksinasi Booster di Kalsel Melesat: Ada 71.374 Warga Dalam 6 Hari
Calhaj Balikpapan

Hot Borneo

Lepas 171 Calhaj Balikpapan, Wali Kota: Jaga Sikap dan Perilaku
Video Korban Ambruknya Alfamart Gambut Sujud Ramai Dibagikan Warganet. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Video Korban Ambruknya Alfamart Gambut Sujud Ramai Dibagikan Warganet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com