Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

PLN Gandeng KFC Perluas Fasilitas SPKLU

- Apahabar.com     Senin, 25 Juli 2022 - 23:50 WITA

PLN Gandeng KFC Perluas Fasilitas SPKLU

Direktur Utama Darmawan Prasodjo memberikan sambutan atas kerja sama dengan KFC. Foto: Dok. PLN

Apahabar.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) mengajak PT Fastfood Indonesia, Tbk yang menaungi KFC dan Taco Bell Artha Gading.  PT Agra Surya Energy untuk percepat penyediaan infrastruktur kelistrikan bagi kendaraan listrik, KFC resmi menjadi sektor ritel pertama yang ekspansi bisnis ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan untuk bisa mempercepat peningkatan infrastruktur kendaraan listrik perlu kerja sama semua pihak. Dengan tersedianya infrastruktur kendaraan listrik yang memadai bisa menjawab keraguan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan listrik.

“Untuk itu PLN membuka peluang kerja sama dengan semua pihak. Bisnis SPKLU ini adalah bisnis masa depan yang akan terus berkembang dengan tumbuhnya kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Darmawan melalui keterangan, Selasa (25/7/2022).

Darmawan mengatakan, PLN sudah menyiapkan skema bisnis SPKLU dengan sistem Partnership Investor Owned Investor Operate (IO2). Skema SPKLU Partnership IO2, terdiri dari tiga paket yaitu Paket Medium Charger, Paket Fast Charger, dan Paket Ultra Fast Charger.

“Melalui program ini, PLN memberikan kemudahan pelayanan kepemilikan sekaligus pengurusan perizinan kepada para mitra untuk bisa menjalankan bisnis dan meningkatkan ekosistem kendaraan listrik,” ungkapnya

Pihak KFC telah menyiapkan lahan, biaya investasi dan operasional  SPKLU di lokasi tersebut. Sedangkan PLN sebagai pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) akan menyediakan infrastruktur SPKLU dan platform teknologi informasi melalui menu Electric Vehicle pada aplikasi PLN Mobile.

CEO PT Fastfood Indonesia, Tbk Eric Leong menyampaikan bahwa pihaknya sangat senang dapat menjadi mitra bisnis PLN dalam meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. KFC menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dan berkomitmen bahwa pelanggan bisa menikmati makanan ditambah fasilitas yang ada si KFC, Eric berharap dengan semakin banyak pengguna kendaraan listrik, mereka pun bisa menggunakan fasilitas SPKLU yang tersedia di restoran.

“Kerja sama ini menjadikan PT Fastfood Indonesia, Tbk sebagai perusahaan publik di bidang ritel makanan cepat saji pertama yang berkecimpung di bisnis SPKLU,” ujar Eric.

Direktur Utama PT Agra Surya Energy, Harvey Tjokro mengatakan pihaknya juga siap menjadi mitra bisnis PT Fastfood Indonesia, Tbk dalam mengembangkan bisnis restoran yang berkelanjutan.

Hingga Juni 2022, PLN telah mengoperasikan 139 SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia. Adanya infrastruktur ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat untuk beralih dari kendaraan energi fosil ke energi listrik. Upaya ini sejalan dengan rencana pemerintah dalam meningkatkan ketahanan energi nasional serta mencapai target Carbon Neutral di 2060. (Resti)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Migor

News

Akal-akalan Ritel Modern di Banjarmasin, Jual Minyak Goreng Paketan
Musala

News

SE Pedoman Penggunaan Pengeras Suara Tuai Polemik, Apa Kata PWNU Kalsel?

News

Lagi Mesra, Biden Tiba-tiba Ancam Arab Saudi
Migor Tabalong

News

Mendag Pastikan Harga Minyak Goreng dan Gula Normal saat Ramadan

News

Fakta-fakta Soal Cacar Monyet, Penting Diketahui
Airlangga

News

Kuliah Umum ULM, Menteri Airlangga Buka Porsi Kredit UMKM
Banjir

News

Korban Banjir Panik, Satu Buaya Berkeliaran di Halaman Rumah Sakit Sangatta
otopsi

News

Makam Brigadir J Siap Dibongkar Demi Otopsi Ulang, Seperti Apa Prosesnya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com