Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Presiden Jokowi Pulang, Perang Rusia-Ukraina Makin Memanas

- Apahabar.com     Minggu, 3 Juli 2022 - 11:04 WITA

Presiden Jokowi Pulang, Perang Rusia-Ukraina Makin Memanas

Ilustrasi serangan udara Rusia di Ukraina. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pertempuran Rusia vs Ukraina di wilayah timur makin memanas kendati Presiden Joko Widodo mendorong dialog damai antara kedua negara.

Rusia mengklaim berhasil mengepung Kota Lysynchansk, kota terakhir di Luhansk Donbas yang masih berada dalam kuasa Ukraina.

Namun, Ukraina membantah klaim Moskow dan kelompok separatis pro-Rusia tersebut.

Lysynchank berlokasi di sebrang danau yang memisahkan Severodonetsk, wilayah di Luhansk Donvas yang Rusia rebut dari Ukraina pekan lalu.

“Pertempuran berkecamuk di sekitar Lysychansk.. Kota itu belum dikepung dan berada di bawah kendali tentara Ukraina,” ujar Ruslan Muzytchuk, jubir Garda Nasional Ukraina, dalam siaran televisi setempat seperti dikutip dari AFP, Minggu (3/7).

Sebelumnya pasukan separatis mengatakan Ukraina telah mengepung Lysychansk.

“Lysychansk benar-benar dikepung,” ujar Andrei Marochko, jubir pasukan separatis Ukraina pro-Rusia kepada kantor berita Moskow, TASS.

Sementara itu, rudal terus menghujani Ukraina dan menewaskan puluhan orang. Pada Sabtu (2/7) malam, Presiden Volodymyr Zelensky mengungkapkan terdapat enam serangan Rusia terhadap wilayahnya.

“Pertempuran sengit berlanjut di seluruh garis depan, di Donbas,” kata Zelensky lalu menambahkan bahwa “aktivitas musuh di wilayah Kharkiv semakin intensif.”

Seorang penduduk mengatakan “pengeboman berlangsung siang dan malam” di kota kecil Donetsk, Siversk. Selain itu, ada hantaman roket ke perumahan di Sloviansk, jantung kota Donbas.

“Perang belum berakhir. Sayangnya, kekejaman hanya meningkat di beberapa tempat, dan itu tidak bisa dilupakan,” katanya.

Di sisi lain, jubir kementerian pertahanan Rusia Igor Konashenkov berkata Ukraina “menderita kerugian besar di semua lini.”

Akan tetapi, Zelensky masih menaruh harapan terhadap konferensi tentang rekonstruksi Ukraina yang akan dimulai pada Senin besok di Swiss.

Para pemimpin puluhan negara dan organisasi internasional akan berkumpul di kota Lugano. Konferensi bertujuan memberikan peta jalan bagi pemulihan negara tersebut.

“[Membangun kembali Ukraina “membutuhkan investasi besar, miliaran, teknologi baru, praktik terbaik, institusi baru, dan tentu saja reformasi,” ujar Zelensky.

Kemudian, Ukraina juga akan menghadapi tuntutan reformasi luas terutama dalam pemberantasan korupsi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ade Armando

News

Profil Ade Armando, Dosen UI yang Dikeroyok-Dilucuti Massa Aksi 11 April

News

Lebaran, Puluhan Napi Kalsel Hirup Udara Bebas

News

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Jubir Covid-19 Imbau Gencarkan Vaksin Dosis Ketiga
Tips melibas tanjakan

News

Jangan Asal ‘Ngegas’, Ini Cara Aman Melibas Tanjakan dan Turunan Saat Mengendarai Skutik
larangan ekspor

News

Resmi, Larangan Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dicabut Hari Ini

News

Layanan Paylater Semakin Naik Daun, Awas Keteteran Pembayaran
Sri Mulyani

News

Sri Mulyani: Lebih Hati-Hati Tarik Utang Tahun Depan
Sabu

News

Bawa Sabu Sekilo Lebih, Pemuda Banjarbaru Diringkus di Halaman Hotel Familia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com