Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Puluhan Ribu KK Tercatat Sebagai Warga Miskin, Banjarmasin Selatan Terbanyak

Sebanyak 41.044 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan sebagai warga miskin di Banjarmasin.
- Apahabar.com     Sabtu, 2 Juli 2022 - 17:33 WITA

Puluhan Ribu KK Tercatat Sebagai Warga Miskin, Banjarmasin Selatan Terbanyak

9 kelurahan di Banjarmasin dinyatakan rawan warga miskin, termasuk di Kelurahan Mantuil. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebanyak 41.044 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan sebagai warga miskin di Banjarmasin.

Jumlah warga miskin tersebut tersebar di seluruh kelurahan. Namun terdapat 9 kelurahan yang paling rawan warga miskin, sebagian besar berada di Banjarmasin Selatan.

Kelurahan tersebut adalah Basirih, Pelambuan, Murung Raya, Tanjung Pagar, Mantuil, Gadang, Pekapuran Raya, Alalak Selatan dan Sungai Jingah.

Catatan kemiskinan ini disusun dan diverifikasi Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, setelah mendapatkan pelaporan dari RT yang diteruskan ke kelurahan.

“9 kelurahan itu yang akan menjadi fokus dan prioritas penanggulangan kemiskinan hingga 2023,” ungkap Kepala Bappeda Litbang Banjarmasin, Ahmad Sauqi, Sabtu (2/7).

Adapun permasalahan kemiskinan tersebut juga dipicu Covid-19. Faktanya sebelum pandemi melanda, angka kemiskinan di Banjarmasin sempat menurun.

“Salah satu indikator kemiskinan adalah tingkat pengangguran terbuka. Banyak warga yang terdampak pandemi lantaran terkena PHK,” jelas Ahmad Sauqi.

Kemudian tingkat pendidikan rendah dan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), juga mempengaruhi indikator kemiskinan.

“Terkait peningkatan SDM, akan ditangani Dinas Pendidikan mengingat pengentasan angka kemiskinan membutuhkan integrasi dari seluruh kegiatan SKPD,” tegas Ahmad Sauqi.

“Seluruh SKPD yang memiliki program kegiatan, baik melalui APBD maupun APBN, dapat diarahkan untuk menanggulangi kemiskinan di 9 kelurahan,” pungkasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HSS

Hot Borneo

Ssttt… 81 Warga HSS Pilih Menjanda-Menduda di Awal 2022, Nih Alamatnya…
posyandu kenanga

Hot Borneo

Tinjau Posyandu di Banjarbaru, Ma’ruf Amin Ingatkan Pemangku Kepentingan Penurunan Stunting Saling Bekerjasama
Kurban

Hot Borneo

Tak Ada PMK Pada Hewan Ternak, Stok Sapi Kurban di Tabalong Belum Cukup
Morlan Hasibuan

Hot Borneo

Didukung 50 Persen Suara, Morlan Hasibuan Jadi Ketua PUK SP KEP Buma
Pilpres 2024

Hot Borneo

Ratusan Emak-Emak Kalbar Dukung Ganjar Maju di Pilpres 2024
Santri

Hot Borneo

Liga Santri Piala Kasad Resmi Bergulir, 5 Ponpes di Tanbu Ikut Bertanding
Kotabaru

Hot Borneo

Pria Kotabaru Setubuhi Bocah 13 Tahun, Polisi Beber Kronologis Lengkap!
PT Pos Cabang Kotabaru

Hot Borneo

Tok! Dua Mantan Bos PT Pos Kotabaru Divonis, Pengacara Siapkan Banding
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com