Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022
agustus

Ratusan Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Hewan Ternak di Balangan Diperiksa, Siapa Saja?

Kasus dugaan korupsi pengadaan hewan ternak di Dinas Pertanian Kabupaten Balangan senilai Rp15,4 miliar terus berlanjut.
- Apahabar.com     Sabtu, 2 Juli 2022 - 14:01 WITA

Ratusan Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Hewan Ternak di Balangan Diperiksa, Siapa Saja?

Kasus dugaan korupsi hewan ternak di Dinas Pertanian Balangan terus berlanjut. Foto-ilustrasi

apahabar.com, PARINGIN – Kasus dugaan korupsi pengadaan hewan ternak di Dinas Pertanian Kabupaten Balangan senilai Rp15,4 miliar terus berlanjut.

Setelah menetapkan satu tersangka, yakni RH, Kejaksaan Balangan terus melakukan pengembangan dengan memeriksa ratusan saksi.

Sayangnya, Kasi Pidsus Kejaksaan Balangan, Arif Subekti, belum bersedia membeberkan nama-nama saksi yang diperiksa.

“Kita tidak bisa memberikan riciannya. Yang jelas kita periksa semua yang terlibat, dari pejabat, penyedia, dan penerima,” katanya kepada apahabar.com, Minggu (2/7).

Mayoritas saksi yang dimintai keterangan berasal dari kelompok tani sebagai pihak penerima.

Sementara berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan, tersangka diduga melakukan mark up jumlah pengadaan hewan pada proyek tersebut.

Saat ini Kejaksaan Balangan masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Setelah hasil tersebut ada kita akan ajukan penuntutan, lalu menyerahkan berkas ke pengadilan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kasi Intel Kejari Balangan, Raj Boby CF, menyebut kemungkinan adanya tersangka baru masih terbuka.

“Kita terus dalami penyidikan, dugaan kemungkinan ada pihak lain yang terlibat,” tegasnya.

Sebelumnya jaksa telah menetapkan eks Kepala Dinas Pertanian Balangan berinisial RH sebagai tersangka.

RH dinyatakan terlibat dalam penyelewengan anggaran pengadaan hewan ternak tahun 2019-2020 sebesar Rp15,4 miliar.

Namun RH sendiri tak ditahan sampai hari ini. Jaksa menilainya masih cukup kooperatif.

“Saat berkas lengkap akan segera kami limpahkan ke pengadilan,” katanya.

Soal eksekusi perkara yang berjalan lamban, Boby masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Untuk kepastian kapan hasilnya kita belum mengetahui,” jelasnya mengakhiri.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kampung Baru

Hot Borneo

Terungkap, Kronologis Remaja Tanah Bumbu Luka-luka Diserang Anjing Liar

Hot Borneo

Dua Motor Adu Banteng di Rantau Badauh Batola, Dua Nyawa Melayang

Hot Borneo

Kisruh KONI Banjar, Ketua Terpilih Undur Diri

Hot Borneo

Bekantan Day di Mata Musisi Kalimantan Selatan
patung tjilik riwut

Hot Borneo

Pasca-Roboh, Katingan Bangun Ulang Patung Tjilik Riwut Rp1,5 Miliar
Kasat Polairud Polres Tanah Laut

Hot Borneo

AKP Supryanto Ikut Sespim, Kasat Polairud Polres Tanah Laut Berganti

Hot Borneo

Selama Lebaran, Layanan Kunjungan ke Lapas Kotabaru Ditiadakan
Paman Birin

Hot Borneo

Pariwisata dan Kawasan Religi Kalsel Dilirik Sandiaga Uno
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com