Gerak Cepat Polres Batola Bongkar Komplotan Garong Lintas Daerah Kemenhub Intensifkan Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan untuk Stabilkan Harga Tiket Pesawat Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan
agustus

Setelah Cewe Kue, Mamba, dan Bumi, Selanjutnya Apa Lagi?

- Apahabar.com     Jumat, 29 Juli 2022 - 14:34 WITA

Setelah Cewe Kue, Mamba, dan Bumi, Selanjutnya Apa Lagi?

 

apahabar.com, JAKARTA – Beberapa waktu belakangan, media sosial ramai memperbincangkan istilah cewe kue, cewe mamba, dan cewe bumi. Ketiganya merupakan label yang disematkan kepada perempuan berdasarkan pakaian yang kerap dikenakan.

Usut punya usut, akun TikTok @javamassie adalah orang yang pertama kali memperkenalkan istilah tren fesyen tersebut. Menurut si kreator, cewe kue identik dengan pakaian berwarna mencolok dan saling bertabrakan saat dipadupadankan.

Sedangkan cewe mamba, yang disinyalir berasal dari kata black mamba atau ular hitam, identik dengan gaya berpakaian serba hitam nan simple. Adapun cewe bumi mengacu pada gaya fesyen dengan warna-warna earth tone, seperti beige, coklat, dan mustard.

Bukan sembarang penamaan, ketiga istilah ini memang memiliki makna tersendiri, baik dalam dunia fashion maupun sisi psikologis. Cewe kue, misalnya, dalam dunia fashion dikenal sebagai color blocking.

Gaya busana yang demikian umumnya identik dengan warna kuning cerah, shocking pink, electric blue, hijau neon, ungu, dan oranye. Color blocking memberikan kesan tampilan modis yang cheerful.

Di samping itu, gaya berpakaian setiap orang juga bisa menggambarkan kepribadiannya. Cewe mamba, misalnya, disinyalir merupakan tipe orang yang lebih memprioritaskan kenyamanan dalam berpakaian.

“Kalau gemar memakai warna hitam, mungkin kepribadian Anda menyukai kenyamanan. Sebab, biasanya warna ini memberikan kenyamanan bagi pemakainya,” ucap seorang psikolog, Intan Erlita, seperti dikutip dari liputan6.com, Jumat (29/7/2022).

Mereka yang berpakaian serba hitam dan sederhana, kata Intan, biasanya cenderung tertutup dengan orang lain, terutama yang baru saja dikenal. Mereka lebih nyaman dengan dirinya sendiri.

Trisnawati dalam penelitiannya yang berjudul Fashion sebagai Bentuk Ekspresi Diri dalam Komunikasi (2011) juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, tone fashion sangat erat kaitannya dengan image dan citra orang yang memakainya.

Fashion, kata Trisnawati, juga menjadi salah satu bentuk tanda komunikasi yang bisa menyampaikan makna-makna secara nonverbal. Melalui busana yang dikenakannya, perempuan berusaha menunjukkan identitas jati diri mereka.

“Menjadi cantik dan menarik merupakan fungsi perempuan. Oleh karena itu, dalam pemakaian busana, nilai kecantikan biasanya menjadi hal yang mendasari mereka dalam pemilihan busana tertentu,” tulisnya, seperti dilansir dari Jurnal The Messenger.

Inilah sebabnya, tren-tren fesyen lain bakal terus bermunculan. Gaya berbusana juga bakal makin beragam, seiring perkembangan zaman yang dimaknai sebagai bagian penting untuk menunjukkan eksistensi dan jati diri perempuan. (Nurisma)

Editor: Deasy Tirayoh - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Polisi Bakal Panggil Rizky Febian Terkait Kasus Doni Salmanan. Foto-Istimewa

Relax

Polisi Bakal Panggil Rizky Febian Terkait Kasus Doni Salmanan
Penyerangan umum 1 maret

Relax

73 Tahun Berlalu, Intip Fakta Sejarah Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta

Relax

Atta Halilintar Beri Jawaban soal Larang Paman Bertemu Ameena
Nenek Iroh Meninggal Dunia, Baim Wong: Nenek Sudah Bahagia di Surga. Foto-Istimewa

Relax

Nenek Iroh Meninggal Dunia, Baim Wong: Nenek Sudah Bahagia di Surga

Relax

Ed Sheeran Bakal Meriahkan Malam Puncak TikTok Awards Indonesia 2021
Risiko-penyakit-Leggionaires-dari-AC.-Foto-coolibg-spot.jpg

Relax

Waspada Legionaires! Ancaman Penyakit Berbahaya di Balik Penggunaan AC

Relax

Pecahkan Rekor! Perempuan Ini Rela Sekujur Tubuhnya Ditindik
Video Mesum

Relax

Viral! Video Mesum Sepasang Remaja di Halaman Masjid, Tuai Kecaman Warganet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com