Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Tari “Membuat Rendang” Tampil di Apkasi Expo 2022

- Apahabar.com     Sabtu, 23 Juli 2022 - 02:05 WITA

Tari “Membuat Rendang” Tampil di Apkasi Expo 2022

Tarian Maondang Kabupaten Dharmasraya, ketika menjadi salah satu tim seni budaya yang mendapatkan penghargaan di APKASI Expo 2022.

apahabar.com, JAKARTA– Kabupaten Dharmasraya menampilkan Tarian Maondang di Apkasi Otonomi Expo. Tarian yang menceritakan proses membuat rendang.

Dehan, seorang penari menceritakan, tarian ini menggambarkan proses membuat Rendang Paku atau Rendang Pakis.

Rendang Pakis adalah makanan khas Kabupaten Dharmasraya.

Menurut Dehan, pembuatan rendang menjadi inspirasi dalam tarian ini.

“Alat alat pembuatannya (rendang) kami jadikan sebagai properti tarian, seperti pakis, sampai dengan alat alat masak,” ungkap Dehan.

Selain tarian khas Dharmasraya, tarian ini sudah terdaftar di Warisan Budata Tak Berbentuk Indonesia (WBTB).

Yuni selaku Pamong Budaya Bagian Kesenian Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya ikut mengomentari tarian ini.

Penampilan para penari Maondang di Apkasi Expo 2022 merupakan Program Binaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Yuni berharap, tampilnya Tarian Maondang dapat memperkenalkan seni budaya Kabupaten Dharmasraya.

“Terutama makanan rendang pakis yang merupakan esensi dari tarian tersebut,” tutur Yuni.

Tarian Maondang biasanya ditampilkan dalam acara-acara kesenian atau pameran-pameran besar di daerah tersebut.

Sementara itu, Pariyanto Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dhamasraya mengungkapkan, pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada tarian ini.

“Kita sangat mensupport rencana pemerintah daerah termasuk juga untuk menampilkan tarian ini,” ujar Pariyanto.

Tarian ini adalah budaya bangsa dan harus kita dukung karena tarian ini juga menjadi daya tarik tersendiri.

Pariyanto yang juga Wakil Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) menyatakan Tarian Maondang rutin tampil setiap tahun di Apkasi Expo.

“Penari yang tampil (di Apkasi Expo) antara 7 hingga 8 orang,” kata Pariyanto.

Editor: Maulana Saka - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Di Tengah Kepungan Rusia, Sejumlah Tangki Minyak di Vasylkiv-Ukraina Terbakar
Russian Railways

News

Mengenal Russian Railways, Perusahaan yang Ditawarkan Putin Garap Kereta Api di IKN
mafia minyak goreng

News

Mafia Minyak Goreng Belum Ditemukan, Polri Sebut Pedagang Dadakan Jadi Pemicu Kelangkaan

News

Ayo Ikut! Kementerian PUPR Gelar Sayembara Gedung IKN Berhadiah Rp3,4 Miliar
iduladha

News

Resmi! Pemerintah Tetapkan Iduladha Minggu 10 Juli 2022

Nasional

Hadirkan Eks Kepala PPATK, Denny Indrayana Merasa Diuntungkan Dengan Saksi Ahli KPK

News

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Harga Mi Instan di Indonesia Terancam Naik Tiga Kali Lipat

News

Nilai Investasi Rendah jadi Penyebab Proyek EBT masih Jauh dari Target
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com