Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polda Kalsel Siap Copot Anggota Tersandung Pidana Dari Rekaman CCTV Menunjukkan Putri Candrawathi Ada di Lokasi Pembunuhan
agustus

Tikam Korban Hingga Tewas, Seorang Warga Simpur HSS Diburu Polisi

Husairi (38) diburu pihak kepolisian usai menikam seorang warga di Jalan At-Taubah Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS, Sabtu (9/7).
- Apahabar.com     Sabtu, 9 Juli 2022 - 21:28 WITA

Tikam Korban Hingga Tewas, Seorang Warga Simpur HSS Diburu Polisi

Korban tewas usai ditikam seorang warga Simpur HSS yang kini diburu polisi. Foto-Istimewa.

apahabar.com, KANDANGAN – Husairi (38) diburu pihak kepolisian lantaran menikam seorang warga di Jalan At-Taubah Desa Kapuh, Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu (9/7).

Korban atas nama Muhammad Padlan warga Desa Amawang Kiri, RT 004, RW 002, Kecamatan Kandangan, tewas di lokasi kejadian, setelah menerima luka tikam di punggung kiri.

Setelah menikam korban, Husairi alias Isai melarikan diri ke dalam hutan dengan senjata tajamnya.

Kapolsek Simpur Iptu Bagus Yudho mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Tersangka belum tertangkap, masih kami upayakan mengamankan secepatnya,” kata Iptu Bagus Yudho, Sabtu (9/7) malam.

Informasi yang diperoleh apahabar.com, ternyata pelaku penusukan mengalami gangguan kejiwaan.

Babinsa Koramil 1003-06/Simpur Sertu Taryono yang melihat di lokasi pascakejadian membeberkan bahwa pelaku memiliki penyakit gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). “Menurut keterangan istri korban begitu,” ucapnya.

Kejadian penikaman itu sekitar pukul 13.45 WITA, awalnya Nor Asiah (45) merupakan istri korban melihat dari kaca jendela rumah suaminya dan Isai sedang duduk di teras.

Muhammad Padlan yang sempat menawari pelaku rokok lari lantaran Husairi mengeluarkan pisau dari pinggangnya.

Mendengar suara ribut-ribut di luar, Nor Asiah membuka pintu rumah. Dia melihat suaminya memegang bagian pinggang yang berdarah sambil berlari.

“Istri korban dan warga kemudian meminta pertolongan. Tetapi korban diperkirakan sudah tidak bernyawa lagi,” cerita Sertu Taryono.

Setelah polisi di lokasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan untuk dilakukan visum.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Hari Kedua Pencarian, Pria yang Melompat ke Sungai Martapura Belum Ditemukan

Hot Borneo

Dugaan Pemotongan Bantuan Banjir, Warga Jejangkit Muara Sambangi Kejari Batola
Pembunuhan Tapin

Hot Borneo

DITANGKAP! Terduga Pembunuh Undur di Bungur Tapin
banjir di sangatta

Hot Borneo

Hamil Delapan Bulan, Kisah Wartawati di Sangatta Terjebak Banjir
Jemaah Haji

Hot Borneo

Inalillahi! Satu Lagi Jemaah Haji Kalsel Meninggal Dunia, Total Ada 3 Orang

Hot Borneo

Lakalantas di Bukit Suharto Kaltim, Sopir Pikap Terjepit dan Bersimbah Darah

Hot Borneo

Habib Syech Berselawat Basuh Kerinduan Masyarakat Tanah Laut
Achmad Syamsu Hidayat

Hot Borneo

Mengintip Profil Calon Rektor ULM Dr. Achmad Syamsu Hidayat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com