Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Tim PUBG Mobile Enam Sembilan esports Menjawab Kritik dengan Prestasi

Tim Enam Sembilan esports dari cabang PUBG Mobile sukses membawa harum nama Ibu kota, dengan membawa pulang medali perak di FORNAS VI/2021.
- Apahabar.com     Minggu, 31 Juli 2022 - 18:47 WITA

Tim PUBG Mobile Enam Sembilan esports Menjawab Kritik dengan Prestasi

Tim Enam Sembilan esports dari cabang PUBG Mobile tampil mengesankan di FORNAS VI/2021 Palembang. (Foto: dok. apahabar.com)

apahabar.com, JAKARTA – Tim Enam Sembilan esports dari cabang PUBG Mobile di bawah naungan IESPA DKI Jakarta, sukses membawa harum nama Ibu kota, dengan membawa pulang medali perak di kancah Festival Olahraga Kreasi Nasional (FORNAS) VI/2021 Palembang, Sumatra Selatan, pada 1-7 Juli 2022 lalu.

Hasby Prasetyo, Manager Tim Enam Sembilan esports, menceritakan kisah perjuangan anak-anak asuhnya dalam mengikuti turnamen tersebut.

“Kita (sebelum ke FORNAS) telah melalui kualifikasi panjang, pertama ke tingkat daerah dulu. Kita ini diambil yang terbaik dari daerah Jakarta. Yang ber-KTP Jakarta,” ujar Hasby saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/7).

Lebih jauh Hasby mengungkapkan, bahwa sebenarnya tim Enam Sembilan esports merupakan juara kedua dari kualifikasi daerah tersebut, lantaran juara satunya ternyata memiliki KTP Sulawesi Utara. Jadi mereka tidak bisa mewakili DKI Jakarta.

“Kalau beredar rumor bahwa kita (tim Enam Sembilan esports) dipilih sama orang dalam, itu tidak benar. Kami berhak untuk mewakili Jakarta untuk FORNAS tersebut,” tegasnya.

Dari sisi manajemen, Hasby menjelaskan bahwa tim Enam Sembilan esports sudah memercayakan pemain-pemainnya di bawah naungan IESPA DKI dan mendukung penuh apa yang dibutuhkan timnya dalam kompetisi akbar tersebut.

“Kami sudah memercayakan player-player kita untuk dibawa oleh IESPA DKI mewakili DKI Jakarta di FORNAS. Kami hanya support apa yang kira-kira dibutuhkan, seperti soal pelatih,” katanya.

Soal pencapaiannya di FORNAS, menurut Hasby ada faktor tim yang terlambat panas dan posisi zona circle yang dinilai cukup merugikan meski sempat beradaptasi, sehingga hanya meraih medali perak di game PUBG Mobile.

“Kekurangan dan kesalahan itu berbeda ya. Kalau kekurangan kita itu ada di final, soalnya pas kualifikasi kita juara satu di Grup B. Di final kami panasnya lama, belum mendapat sense-nya. Dan dari circle map, kami terpental terus, sehingga kurang menguntungkan. Tetapi akhirnya dari anak-anak bisa beradaptasi dan masuk circle,” terangnya.

Mengenai persiapan FORNAS 2023 di Bandung, tim Enam Sembilan esports akan memperbanyak mengikuti turnamen offline untuk melatih mental para pemainnya. Ia menilai, turnamen offline dengan online memiliki mental yang berbeda.

“Alhamdullilah, untuk turnamen-turnamen offline mereka sudah juara terus, setidaknya kalo tidak juara mereka di atas 10 besar,” tutupnya.

(Adit)

Editor: Denny Firmansyah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Newcastle United Copot Bruce dari Kursi Pelatih, Nama Zidane hingga Conte Mencuat!
apahabar.com

Sport

BWF World Tour Finals: Empat Wakil Indonesia Jalani Laga Hidup Mati Hari Ini
apahabar.com

Sport

Membuka Borok di Tubuh PSSI: Polri Siap Berantas Match Fixing
Piala AFC 2022

Sport

Resmi, PSM Makassar Akan Mentas di Piala AFC 2022
Mega Bintang Sepakbola

Sport

Mega Bintang yang Bakal Pensiun Setelah Piala Dunia 2022

Sport

Kalsel Panen Emas di Peparnas XVI Papua 2021, Norlatifah Bikin Rekor
Boxing Day

Sport

Hasil Boxing Day Liga Inggris, Pemain Idaman Kandaskan Kemenangan Manchester United

Sport

Turnamen Sepakbola Antarwartawan 2022, Diramaikan Paman Birin, Ganjar dan Gibran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com