Kemenhub Intensifkan Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan untuk Stabilkan Harga Tiket Pesawat Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polda Kalsel Siap Copot Anggota Tersandung Pidana
agustus

Tudingan Mafia Haji Furoda, Begini Respons Asosiasi Haji dan Umrah

- Apahabar.com     Kamis, 7 Juli 2022 - 07:26 WITA

Tudingan Mafia Haji Furoda, Begini Respons Asosiasi Haji dan Umrah

Ilustrasi haji. Foto-AP/Amr Nabil

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi mengatakan pihak yang menuding ada mafia di balik visa haji furoda atau mujamalah belum paham mengenai seluk beluk visa khusus tersebut.

Hal ini disampaikan Syam merespons tudingan anggota Komisi VIII DPR Achmad Fadil Muzakki Syah yang menduga ada mafia di balik temuan sekitar 4.000 calon jemaah haji furoda yang tidak bisa berangkat ke Tanah Suci.

“Ya, kalau enggak ngerti, orang bisa bilang mafia inilah, itulah,” kata Syam, kutip CNNIndonesia.com.

Syam menjelaskan pada prinsipnya visa furoda dikeluarkan resmi atas hak prerogatif Raja Arab Saudi. Karena itu, jumlah visa itu pun tergantung kehendak keluarga Raja Saudi.

Visa furoda dari Raja Saudi itu, lanjut Syam, diberikan langsung dari pihak keluarga kerajaan kepada para vendor atau rekanan mereka di Saudi. Setelah itu, didistribusikan ke seluruh agen travel ke negara-negara dunia.

“Setelah itu baru dikirim ke biro travel-travel sampailah di Jakarta. Dan biro travel-travel di Jakarta yang dapat itu [visa furoda] akan dapat semacam user id untuk masuk ke sistem resmi milik pemerintah Saudi,” kata Syam.

“Jadi enggak ada mafia. User ID dan sistem itu kan milik pemerintah Saudi. Kalau mafianya dari Saudi, apa iya keluarga kerajaan disebut mafia? Kan nggak, mungkin ketidakpahaman saja,” tambahnya.

Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Firman M Nur enggan berkomentar banyak atas dugaan mafia tersebut. Ia menyatakan masih fokus mencari solusi bagi calon jemaah haji furoda yang belum mendapatkan visanya.

“Semoga Allah SWT mudahkan jalan ribuan jemaah tersebut menuju baitullah untuk berhaji,” kata Firman.

Firman juga meminta dukungan semua pihak, termasuk DPR agar dapat memudahkan proses ini.

Sebelumnya, anggota Komisi VIII DPR Achmad Fadil Muzakki Syah alias Gus Lora menduga ada mafia di balik temuan sekitar 4.000 calon jemaah haji visa mujamalah atau furoda.

Menurutnya, mafia itu memainkan visa sehingga calon jemaah haji furoda tidak bisa berangkat sesuai harapan.

“Jujur, saat ini pengurusan visa furoda khususnya, itu memang agak kalang kabut dan tidak sesuai dari harapan para jemaah yang ikut travel, distribusinya pun acak, dan tetap ya ada mafia kalau menurut saya. Ada mafia yang memainkan visa itu,” kata Achmad saat dihubungi, Senin (4/7).

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mahasiswi Kedapatan Mesum

News

Heboh, Beredar Foto Mahasiswi Kedapatan Mesum Saat Kuliah Daring

News

Gubernur Anies Sebut Kenaikan Pajak Jadi Cara Sopan Usir Penduduk Miskin Jakarta
Jembatan

News

Jembatan GOR Diperbaiki, Arus Jalan Brigjen H Hasan Basri Kotabaru Dialihkan
Minyak dunia

News

Minyak Turun Tipis di Tengah Kesepakatan OPEC

News

Positif Omicron, Erdogan dan Istri Bakal WFH
Haji Kalsel

News

Haji 2022, Berikut Syarat dan Daftar Vaksin yang Diakui Arab Saudi
Imbas serangan Rusia ke Ukraina. Foto-AP.

News

Invasi Rusia ke Ukraina Menewaskan 56 Orang dan 169 Luka-luka

News

Ratusan Warga Binaan Lapas Kotabaru Terima Remisi, 2 Orang Langsung Bebas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com