Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Airlangga: Kepemimpinan Indonesia Semakin Dilirik di Kancah Global

- Apahabar.com     Kamis, 25 Agustus 2022 - 22:45 WITA

Airlangga: Kepemimpinan Indonesia Semakin Dilirik di Kancah Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: BS/apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan Indonesia saat ini menjadi perhatian negara-negara dunia, khususnya dalam hal kepemimpinan global. Berdasarkan beberapa survei yang dia ketahui, Indonesia menunjukan berbagai indeks di atas rata-rata.

Karena itu, kepemimpinan Indonesia di forum G20 perlu menekankan agenda transformasi digital di tengah suasana pandemi Covid-19. Kepemimpinan Indonesia akan dilanjutkan pada 2023 mendatang sebagai ketua dari negara-negara ASEAN. Airlangga menilai kepemimpinan Indonesia semakin terlihat di kancah ASEAN hingga secara global.

“Selanjutnya digitalisasi di tahun 2020 besarannya kira-kira Rp70 miliar dan akan berkembang menjadi Rp125 miliar di tahun 2025 dan akan meningkat lagi menjadi Rp300 miliar di tahun 2030 jadi kesempatan ini jangan dilepas. Ini kesempatan untuk Indoensia karena Indonesia hampir 45 persen digital di ASEAN itu ada di Indonesia,” katanya dalam Musyawarah Nasional 1 di Hotel Ritz Charlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (25/8).

Selain dalam hal kepemimpinan, kata Airlangga, Indonesia juga mendapatkan apresiasi global atas swasembada beras yang diberikan oleh Institute Penelitian Padi Internasional (IRRI) karena berpartisipasi mendukung ekosistem pangan, khususnya ketersediaan beras.

Airlangga juga turut mengomentari ketersediaan jagung melalui impor yang sebelumnya mencapai 3,5 juta ton, kini mengalami penurunan impor jagung menjadi sebanyak 800 ribu ton. Karena itu, Presiden Joko Widodo meminta agar perlu dilakukan diversifikasi pangan dan intensifikasi pangan. Dengan cara tersebut, menurutnya fokus ke depan akan semakin dikonsentrasikan pada sektor energi.

“Terkait berbagai kegiatan yang kita lakukan di Japnas tentu kolaborasi antara pengusaha dan pemerintah itu baik. Kemudian terus melakukan inovasi karena menjadi bagian dari pengembangan perekonomian, untuk meningkatkan daya saing dengan melakukan sinergi dengan pemerintah daerah. Kita dapat mendorong perkembagnan regional,” katanya.

Selain itu, Airlangga juga menambahkan hilirisasi pertumbuhan ekonomi khususnya di kawasan Papua, Sulawesi , dan Maluku membuat pertumbuhan ekonomi secara regional berada di atas rata-rata nasional. Strategi pemerintah ihwal Indonesia Sentris, menurutnya tidak hanya berpusat di Pulau Jawa, kini sudah tersebar di luar Pulau Jawa dengan pertumbuhan investasi sekaligus pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

“Tinggal satu sektor yang kita dorong yakni transportasi, akomodasi, makanan dan minuman terutama tourism. Karena pasca pandemi sektor ini yang tertahan. Karena itu, kegiatan semacam ini akan mendorong tingkat keterisian kamar hotel dapat meningkat dan pulih. Saya berharap Munas Japnas ini dapat memberikan semangat dan iklim berusaha dari generasi muda yang lebih baik,” pungkasnya.

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Corona

News

Hari Ini 285 Orang di Indonesia Sembuh dari Covid-19

News

Nestapa Buruh Perempuan dengan Pendapatan Rp3,2 Juta Sebulan
Kapuas covid

News

DICARI! Relawan yang Mau Bantu Penanganan Covid-19 di RS Kapuas
Samsung Hentikan

News

Selain Apple, Samsung Juga Berhenti Kirim Produk ke Rusia
mantan pm jepang

News

Polisi Ungkap Motif Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe

News

Amuk Api di Eks Pasar Bauntung Hanguskan 3 Bangunan

News

BBM Subsidi Masih Bocor, Sri Mulyani: Tidak Terhindarkan, Subsidi Komoditas Dinikmati Orang Mampu

News

Kesampingkan Isu Penundaan Pemilu, KPUD Tabalong Pegang Konstitusi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com