Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Akademisi ULM: Kurangi Beban APBN, Kenaikan BBM Subsidi Logis

Sejak BBM jenis premium ditiadakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) disusul dengan kenaikan harga Pertamax, Pertalite kemudian menjadi opsi pilihan utama masyarakat.
- Apahabar.com     Minggu, 28 Agustus 2022 - 18:36 WITA

Akademisi ULM: Kurangi Beban APBN, Kenaikan BBM Subsidi Logis

akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Dr. Noor Rahmini, S.E., M.E. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejak BBM jenis premium ditiadakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) disusul dengan kenaikan harga Pertamax, Pertalite kemudian menjadi opsi pilihan utama masyarakat.

Akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Dr. Noor Rahmini, menilai kebijakan menaikan harga BBM merupakan keputusan sulit bagi pemerintah.

Tapi dengan harga Pertalite sebesar Rp14.700 per liter, jauh lebih tinggi dibanding harga jual saat ini sebesar Rp7.650 per liter, maka kebijakan menaikkan harga pertalite menjadi pilihan yang logis. Kenaikan tersebut, kata dia, akan mengurangi beban subsidi pada APBN.

Sekretaris Prodi Magister Ekonomi Pembangunan tersebut mengatakan di sisi lain, penggunaan BBM subsidi juga masih belum tepat sasaran.

Data yang diungkap oleh Menteri Keuangan, anggaran subsidi dan kompensasi energi yang ditetapkan sebesar Rp. 502,4 triliun yang mencakup alokasi subsidi pertalite sebesar Rp 93 triliun dan untuk solar sebesar Rp 143 triliun.

Namun, kenyataannya alokasi sekitar Rp 83 triliun untuk Pertalite dan Rp127 triliun untuk Solar masih dinikmati oleh kelompok mampu.

“Jika nantinya harga BBM subsidi menjadi naik, maka pengalihan anggaran subsidi bisa dialihkan untuk pembangunan sektor lain yang vital dan hal-hal yang produktif, seperti sektor Kesehatan dan pendidikan,” ucapnya.

“Di sektor pendidikan, pengalihan subsidi BBM digunakan untuk peningkatan jaminan layanan kesehatan untuk masyarakat miskin misalnya. Lalu, di sektor pendidikan, pengalihan alokasi subsidi bisa diarahkan untuk pembangunan dan renovasi sekolah, serta beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, sehingga berdampak pada kemajuan Sumber Daya Manusia Indonesia ke depannya,” tambahnya.

Dr. Noor Rahmini mengakui kenaikan harga BBM akan berdampak negatif pada rakyat kecil, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

Oleh karena itu, perlu adanya skenario pemulihan ekonomi pasca-berlakunya kebijakan kenaikan harga BBM.

Kenaikan harga BBM, kata dia, jangan dibuat terlalu tinggi, dan lebih baik dilakukan secara bertahap, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk menyesuaikan pengelolaan pengeluaran rumah tangganya.

Selain itu, pemerintah juga harus betul-betul matang dalam menetapkan kenaikan harga BBM, yakni dengan melakukan pengalihan alokasi subsidi ke pos-pos anggaran yang tepat, sehingga bisa berdampak langsung kepada masyarakat miskin.

Jadi kenaikan harga BBM ini, menurut dia, menjadi solusi terakhir untuk bisa mengurangi beban anggaran pemerintah.

“Pemerintah juga perlu mencari cara untuk menekan konsumsi BBM, seperti dengan mengembangkan teknolongi terbarukan seperti kendaraan listrik. Dengan begitu, diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan energi fosil yang kurang ramah lingkungan,” tambahnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PLN UIP Kalbagtim

PLN UIP Kalbagtim Lanjutkan Pembayaran Kompensasi Lahan Pembangunan Tapak Tower SUTT di Pulau Sebuku
PLN

PLN UIP Kalbagtim

PLN Berdayakan Perempuan Melalui Program TJSL
Parade motor listrik

PLN UIP Kalbagtim

Meriahkan Sidang Transisi Energi G20, KESDM dan PLN Gelar Parade Motor Listrik
UIP KLT

PLN UIP Kalbagtim

UIP KLT Pastikan Pekerjaan Pondasi Tower Selat Dilaksanakan dengan Aman
PLN

PLN UIP Kalbagtim

Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan
SUTT 150kV Selaru - Sebuku

PLN UIP Kalbagtim

Dukung Industri di Kotabaru, PLN Kebut Pembangunan SUTT 150kV Selaru–Sebuku
PLN UIP KLT

PLN UIP Kalbagtim

PT PLN Pastikan UIP KLT Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan Kaltim, Kaltara dan Kalsel

PLN UIP Kalbagtim

Bukti Nyata PLN Dukung Pertumbuhan Ekonomi, UIP KLT Sukses Energize SUTT 150kV Batulicin–Tarjun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com