Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

BKKBN Tetapkan 3 Arah Kebijakan Kurangi Kasus Stunting

- Apahabar.com     Jumat, 5 Agustus 2022 - 08:40 WITA

BKKBN Tetapkan 3 Arah Kebijakan Kurangi Kasus Stunting

BKKBN. Foto: Republika

apahabar.com, JAKARTA – Setelah ditunjuk oleh Presiden menjadi ketua pelaksana Percepatan Penurunan Stuntung (PPS), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tetapkan 3 arah kebijakan untuk kurangi kasus stunting di antaranya seperti pendekatan keluarga beresiko, pendekatan multi sektor sampai intervensi gizi.

Seketaris Utama BKKBN Tavip Agus Rayanto menjelaskan untuk pendekatan keluarga beresiko arah kebijakannya akan dimulai dari hulu dengan melakukan upaya pencegahan yang disusul dengan upaya penanganan. Selain itu, menurutnya penanganan stunting tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah sehingga BKKBN merasa diperlukan platform yang bisa menghubungkan kerjasama ke berbagai pihak.

“Pendekatan yang sifatnya pintahelix kami juga menyediakan platform kerja sama antar berbagai komponen bisa pemerintah dengan pemerintah maupun diluar pemerintah maupun dengan sektor lainnya,” ujarnya dalam webinar keterbukaan informasi publik yang disiarkan melalui Youtube Kementerian Keuangan RI, Kamis (4/8).

Dia juga menambahkan bahwa ada beberapa faktor penyebab stunting sehingga sangat penting untuk melakukan intervensi gizi untuk memastikan kecukupan gizi utamanya untuk calon pengantin, ibu hamil, atau balitanya yang merupakan kelompok prioritas.

Menurutnya konvergensi juga menjadi hal yang penting baik secara vertikal yaitu dengan pihak lain diluar pemerintahan dan horizontal yaitu dengan pemerintah itu sendiri.

“Adanya dukungan regulasi, penganggaran, dan mekanisme tata kerja jadi ini adalah kebijakan yang sebetulnya sudah dituangkan,” tutupnya. (Thomas)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Nihil Kasus, Polres Tanah Bumbu Genjot Vaksinasi Covid-19

News

Jika Rusia Serang Ukraina, Wakil Presiden AS Janji akan Bergerak Cepat
Elnusa

News

Bidik Laba Bersih Rp 200 Miliar di 2022, Begini Strategi Elnusa
Pencuri Tanah Bumbu

News

Ditangkap! Dua Pencuri ATM di Angsana Tanah Bumbu
Tembak Di Tempat Geng Motor

News

Geng Motor Ganggu Keamanan, Polda Jabar Perintahkan Tembak di Tempat!
Pria Kotabaru bawa sabu

News

Tak Berkutik, Pria Kotabaru Diringkus Polisi di Tengah Jalan Bawa Sabu
E-TLE Banjarmasin

News

Polda Kalsel Kepepet Duit E-TLE, Kapolda: Ini Bukan Hanya Soal Penertiban

News

VWD Bali 2020/22, Modifikasi Vespa Klasik Jadi Listrik Telan Puluhan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com