Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Cegah Emisi Karbon, Generasi Z Lebih Menyukai Produk Ramah Lingkungan

- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 17:34 WITA

Cegah Emisi Karbon, Generasi Z Lebih Menyukai Produk Ramah Lingkungan

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian, Reni Yanita. Foto: Resti - apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Topik lingkungan saat ini menjadi salah satu topik yang digemari bagi generasi muda. Salah satunya generasi Z yang merupakan generasi yang lahir pada rentang tahun 1996-2012. Gen Z memanfaatkan perkembangan teknologi dalam berbagai kegiatan untuk memenuhi dan memudahkan kehidupan mereka.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian, Reni Yanita mengatakan berdasarkan publikasi McKinsey yang berjudul What Next Generation Z Different menyatakan bahwa Gen Z lebih menyukai produk ramah lingkungan, makanan organik dan fashion yang etis atau ethica fashion.

Lebih lanjut, Reni menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG) tahun 2022 menyebutkan bahwa sekitar 50 persen konsumen Indonesia sudah melakukan perubahan gaya hidup.

“Seperti mengurangi penggunaan plastik atau melakukan pemilahan sampah kemudian 30 persen konsumen bersedia membayar hingga 10 persen lebih mahal dari harga asli. Untuk produk dan layanan yang rendah emisi karbon bahkan seperlima dari responden sedia membayar hingga 50 persen lebih mahal dari harga asli,” kata Reni dalam Launching Indonesia Fashion and Craft Award (IFCA), Kamis (4/8).

Reni menjelaskan perubahan gaya hidup generasi Z menjadi menarik untuk direspons oleh desainer ataupun pelaku industri kreatif. Cara tersebut dapat dikreasikan menjadi produk yang ramah lingkungan ataupun mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Reni juga mencontohkan dalam acara IFCA 2022, Bali Creative Industry Center secara konsisten mendorong terciptanya generasi baru pelaku industri kreatif yang memiliki visi berkelanjutan. Melalui IFCA ini diharapkan bisa menjadi agen perubahan dalam membangun industri yang lebih ramah lingkungan dan inklusif sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi.

Secara konsisten dengan mengambil tema responsible desain, di mana desainer dapat menghasilkan desain produk inovatif yang bertanggung jawab terhadap masyarakat, lingkungan, planet dan tetap memperhatikan kesejahteraan atau prosperity.

“Melalui kompetisi, designer mudah didorong untuk bisa mewujudkan ide kreatif mereka melalui tahapan coaching evaluasi dan prototyping. Dalam tahapan coaching peserta mendapatkan pengetahuan terkait desain bisnis dan sustainability kemudian peserta mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan prototype produk dan juga melakukan diskusi dengan praktisi untuk mempertajam konsep bisnis berkelanjutan,” jelasnya. (Resti)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

IMF Sebut Perang Bisa Merusak Ekonomi Global, Indonesia Waspada!
apahabar.com

News

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pelindo Regional III Siapkan 20 Terminal Penumpang
Bank

News

Lampu Kuning Teller & CS, Bank Bakal PHK Besar-besaran?

News

Dukung Perubahan Iklim, PSI Apresiasi Pendaftaran Parpol melalui Sipol
raffi beli porsche

News

Bukan Main, Raffi Ahmad Baru Beli Mobil Klasik Porsche 356 Speedster, Begini Wujudnya
Pembunuhan

News

Terungkap Motif Pembunuhan-Pencabulan Gadis 14 Tahun

News

Usai Jokowi Larang Ekspor CPO, Malaysia Ketiban Untung
Pemilu Serentak 2024

News

Masa Kampanye Pemilu 2024 Dipangkas Hanya 75 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com