Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

Dari Pendulang sampai Jadi Pengedar di Cempaka, Kisah Habibi Tergiur Bisnis Sabu

Enaknya sebentar, belakangan menyesal selamanya, begitulah yang dirasakan Habibi, terduga pengedar sabu asal Cempaka Banjarbaru.
- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 14:56 WITA

Dari Pendulang sampai Jadi Pengedar di Cempaka, Kisah Habibi Tergiur Bisnis Sabu

Habibi terduga pengedar sabu spesialis remaja di Cempaka Banjarbaru. apahabar.com/Hasan

apahabar.com, BANJARBARU – Sulitnya mencari pekerjaan layak dan penghasilan cukup membuat sebagian orang nekat melakukan apa saja demi bertahan hidup.

Mungkin itu yang dialami Habibi. Warga Jalan Mistar Cokrokusumo, Banjarbaru, ini dulunya pendulang intan di Pumpung Cempaka.

Merasa sulit dan pendapatannya kian tak menentu, Habibi nekat alihprofesi sebagai pengedar sabu-sabu.

Kepada apahabar.com, Habibi bercerita jika menjadi pengedar sabu pendapatan naik drastis.

“Lebih mudah mendapatkan uang. Untuk kehidupan sehari-hari dan masa depan,” akunya, Kamis (4/8).

Namun setelah tertangkap oleh polisi, ia merasa menyesal. Usia mudanya bakal habis di balik jeruji besi.

Habibi dibekuk aparat Polsek Cempaka di rumahnya, baru-baru tadi. Sabu seberat 8,26 gram, disimpannya di bawah kasur.

“Tak berkutik saat diamankan,” ujar Kapolsek Cempaka, Ipda Subroto.

Habibi biasanya mengedar sabu di sekitaran Cempaka, dan lebih luasnya se-Banjarbaru.

Sekadar tahu saja, pengungkapan sabu seberat 8 gram lebih itu bisa menyelamatkan sekitar 80 jiwa.

Jika dirupiahkan sabu yang diperoleh dari Habibi bernilai sekira Rp12 juta.

Habibi mengaku tak merasa sedih barang haram miliknya dimusnahkan. Dirinya belakangan menyesal melakoni profesi berisiko ini.

“Kalau penyesalan pasti ada,” katanya.

Habibi bilang sasaran konsumennya adalah remaja, dari 16 tahun ke atas.

Sabu Habibi langsung diblender dan dilarutkan ke diterjen di Mapolsek Cempaka, Kamis siang tadi.

“Ini merupakan tangkapan terbesar selama 2022,” ujar Subroto.

Saat ini, Habibi masih mendekam di Mapolsek Cempaka sembari menunggu proses pemberkasan perkaranya rampung.

Subroto bilang Habibi diancam Pasal 114 ayat (2) tentang Narkotika. Ancaman kurungan penjara maksimal seumur hidup.

Spesialis Sabu Remaja Dibekuk, Polsek Cempaka Selamatkan 80 Jiwa

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Dermaga Feri Kapuas

Hot Borneo

Dua Dermaga Feri Rampung Dibangun, Sekda Kapuas: Rawat dengan Baik
Datu Kelampayan

Hot Borneo

Ratusan Polisi Kawal Peringatan Haul Ke-216 Datu Kelampayan di Mahligai Pancasila

Hot Borneo

Semua Puskesmas di Banjarmasin Siap Melayani Selama Cuti Bersama Lebaran
Proyek Tapin

Hot Borneo

Molor, 4 Kontraktor Proyek Kantor Dinas di Tapin Masuk Daftar Hitam!

Hot Borneo

Harga Cabai di Palangka Raya Kembali Melesat, Pedagang Sepi Pembeli

Hot Borneo

Polisi Keluarkan Pistol di Tengah Kerumunan Driver Gojek, Pengamat Bicara Soal SOP
PLN UIP Kalbagtim

Hot Borneo

PLN UIP Kalbagtim Lanjutkan Bangun SUTT di Kotabaru, Kabinda Kalsel: Untuk Menunjang IKN
Korupsi

Hot Borneo

Istri Muda Abdul Wahid Ungkap Pembelian Mobil Miliaran & Jatah Bulanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com