Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Dipecat Secara Tidak Hormat, Ferdy Sambo Ajukan Banding

- Apahabar.com     Jumat, 26 Agustus 2022 - 04:06 WITA

Dipecat Secara Tidak Hormat, Ferdy Sambo Ajukan Banding

apahabar.com, JAKARTA – Sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) memutuskan Ferdy Sambo melanggar kode etik dengan sanksi berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” ujar Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri di ruang Sidang Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri Jakarta, Jumat (26/8).

Meski dalam persidangan Sambo telah mengakui pelanggaran yang telah dilakukannya, Sambo berupaya banding terhadap putusan tersebut.

“Mohon izin ketua, sebagaimana kami sampaikan dalam proses persidangan dan mendengar putusan, kami mengakui semua perbuatan dan menyesali semua perbuatan yang telah kami lakukan terhadap institusi Polri,” ujar Sambo.

“Namun mohon izinkan kami mengajukan banding, apapun keputusan banding nanti kami siap untuk melaksanakan,” imbuh Sambo.

Untuk diketahui, Irjen Ferdy Sambo telah resmi diberhentikan secara tidak hormat dari Polri. Keputusan PTDH itu diucapkan oleh KEPP pada Jumat (26/8) dini hari.

Ketua sidang etik, Kabaintelkam Komjen Ahmad Dofiri menyampaikan perbuatan terperiksa (Sambo) termasuk dalam perbuatan tercela. Karena itu, Sambo ditempatkan di tempat khusus selama tanggal 8 Agustus 2022 hingga tanggal 12 Agustus 2022.

“Dan penempatan dalam tempat khusus tersebut telah dijalani pelanggar,” ujar jenderal bintang tiga itu.

Irjen Ferdy Sambo menjalani Sidang Kode Etik selama lebih dari 14 jam lamanya. Terhitung sidang dimulai sejak Kamis 25 Agustus 2022 pukul 09.25 WIB, hingga Jumat 26 Agustus 2022 dini hari pukul 02:00 WIB.

Dalam persidangan tersebut, dihadirkan saksi sebanyak 15 orang yang memberikan kesaksian tersumpah di hadapan majelis sidang etik.

Kadiv Humas Polri Dedi Prasetyo menyatakan bahwa upaya banding yang saat ini dimohonkan oleh Sambo adalah keputusan akhir yang bisa diambilnya.
“Banding adalah keputusan final dan mengikat. Jadi tidak ada lagi upaya hukum lainnya,” ungkap Dedi.

Sebelumnya, Ferdy Sambo disidang Kode Etik Profesi Polri dengan keputusan PTDH. Sambo mengatakan akan berupaya untuk mengajukan banding dan mengaku akan menghormati apapun hasil banding itu.
Ferdy Sambo juga telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan pembunuhan ajudannya, Brigadir J di rumah dinas Duren Tiga. Sambo bersama empat tersangka lain dikenakan Pasal pembunuhan berencana. (Regent) 

Editor: Pramirvan Aprillatu - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Komunitas Tionghoa

News

Komunitas Tionghoa Sumbang 7 Ekor Sapi ke Istiqlal, Sebagai Bentuk Kepedulian
Gunung

News

Gunung Anak Krakatau Siaga III, Pemudik Lintas Merak-Bakauheni Diimbau Tenang
apahabar.com

News

Geger, Desainer Tanah Air Terseret Kasus Perdagangan Organ Manusia
Covid-19

News

Kasus Covid-19 HST Melonjak Sejak Pebruari 2022
Ibu Kota Baru

News

Tegas! PNS yang Ogah Pindah ke Ibu Kota Baru Diminta Mundur

News

Bangun Infrastruktur Dasar IKN Nusantara, Kementerian PUPR Butuh Rp43 Triliun
Ramadan

News

Halo Warga Banjarmasin! Distribusi Air Bersih Dijamin Aman Saat Ramadan
Puting Beliung Tanah Bumbu

News

Puting Beliung di Tanah Bumbu: Listrik Padam, Belasan Rumah Porak-Poranda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com