Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Seluruh Wilayah Berpotensi Cerah Berawan Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Terungkap, Motif Pembunuhan 17 Agustus di Cempaka Banjarbaru
agustus

Diperpanjang, Status PPKM Level 1 di 13 Kabupaten-Kota Kalsel hingga 5 September

Keputusan ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri RI nomor 39 tahun 2022 tentang PPKM dan mengoptimalkan posko Covid-19 di desa/kelurahan.
- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 14:38 WITA

Diperpanjang, Status PPKM Level 1 di 13 Kabupaten-Kota Kalsel hingga 5 September

Aktivitas warga selama di luar mengenakan masker selama pandemi Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Diperpanjang, status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di 13 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diperpanjang hingga 5 September 2022.

Diperpanjangnya status PPKM Level 1, kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Selatan dr Diauddin berlaku sejak 2 Agustus 2022 tadi di 13 kabupaten/kota.

Keputusan ini, ucap dia, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri RI nomor 39 tahun 2022 tentang PPKM dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Diauddin mengatakan bahwa keputusan ini harus jadi perhatian semuanya, karena kasus Covid-19 belakangan ini makin naik.

Di sisi lain, pelaksanaan vaksinasi tetap menjadi fokus utama untuk status PPKM level 1 ini, diutamakan meningkatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Dari catatan sementara Dinkes Kalsel target vaksinasi booster di provinsi masih diangka capaian 22 persen dari target sasaran sekitar 3 juta orang sesuai capaian vaksinasi dosis pertama atau 95,98 persen.

Sementara itu untuk capaian vaksinasi dosis lengkap atau dosis kedua sudah 76,38 persen.

Saat ini pun dilaksanakan pula vaksinasi booster ke-2 atau vaksinasi dosis ke-4 dengan sasaran tenaga kesehatan yang jumlah target sasarannya di provinsi ini sebanyak 26 ribu orang.​​​​​​​

Terkait kasus harian Covid-19 di provinsi ini terus naik, Diauddin meminta masyarakat tidak panik, namun terus disiplin protokol kesehatan.

“Terus waspada, tapi jangan panik, jalankan protokol kesehatan. Kalau belum vaksin segera bervaksin, karena mencegah jauh lebih utama dibanding mengobati,” tuturnya seperti dilansir Antara, Kamis (4/8).

Sebagaimana laporan Dinkes Kalsel pada Rabu, kasus Covid-19 di Kalsel bertambah sebanyak 111 orang, hingga pasien Covid-19 menjadi sebanyak 996 orang. Total penularan Covid-19 selama pandemi di Kalsel sebanyak 85.910 kasus.

Sementara itu yang sembuh totalnya sebanyak 82.364 orang dan meninggal dunia sebanyak 2.550 orang.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Desa Tanta Tabalong Diminta Jadi Percontohan Gerbang Emas Berbasis RT

Hot Borneo

Inilah Penyebab Utama Keracunan Massal di Alalak Batola

Hot Borneo

Operasi Patuh Intan di Balangan, 426 Pengendara Dapat Teguran
Investasi bodong

Hot Borneo

Diduga Tipu Puluhan Korban, Pedangdut Asal Kandangan Gunakan Modus Investasi Dana Talangan
Edy Mulyadi

Hot Borneo

Kasus Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Segera Disidangkan
Damkar Palangka Raya

Hot Borneo

Serang Warga Kereng Bangkirai, Kera Ekor Panjang Berhasil Dijebak Damkar Palangka Raya
Pasar Ramadan Martapura

Hot Borneo

Respon Pedagang Usai Pengarahan ASN Ramaikan Pasar Ramadan Martapura

Hot Borneo

Proyek Miliaran di Sekumpul Amburadul, Anang Rosadi: Pak Jokowi Harus Tahu!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com