Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Diprediksi Menguntungkan, Pertamina Dukung Pengembangan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik

- Apahabar.com     Rabu, 3 Agustus 2022 - 23:59 WITA

Diprediksi Menguntungkan, Pertamina Dukung Pengembangan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik

Mobil listrik. Foto: Viva.co.id

apahabar.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Power Indonesia (PPI) mendukung agenda transisi energi dengan membuat klasterisasi investasi di energi baru terbarukan (EBT) melalui program kendaraan listrik untuk roda dua dan roda empat.

Bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan melibatkan Gojek dan Grab. Pertamina akan memberlakukan ekosistem pilot kendaraan listrik dengan mengembangkan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik.

Vice President Business Planning & Portofolio PPI, Fuadi Nasution menjelaskan kalau saat ini PPI memegang 25 persen saham Indonesia Baterry Corporation (IBC) yang merupakan sebagai holding baterai BUMN. Holding tersebut mempunyai misi untuk menjadi pemain global dengan menjadi penyokong baterai kendaraan listrik sekaligus penyimpanan baterai.

“Kami bekerjasama dengan Sub holding C&T kami sudah melakukan pilot project dengan Gojek maupun Grab untuk battery storage station dengan produk motor gesit dan gogoro,” ujarnya dalam webinar Mereguk Peluang Bisnis Transisi Energi Bersih yang disiarkan secara daring, (3/8).

Dia juga menambahkan IBC memiliki peta jalan agar dapat memproduksi baterai dengan kapasitas total kapasitas mencapai 140 GWh. Sehingga pada tahun 2029 diharapkan dapat mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Selain itu, imbuh Fuadi, dengan melakukan pendekatan businees to business diharapkan ekosistem kendaraan listrik bisa semakin masif tidak hanya di Jakarta, melainkan juga di daerah lainnya. Hal tersebut dinilainya sesuai dengan target pemerintah melalui Kemenperin yang sudah menentukan road map sampai 2025.

“Sekitar 10 persen dari penjualan motor ditargetkan adalah datangnya dari motor listrik,” tutupnya. (Thomas)

 

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

ASN

News

TPP Terlambat, ASN Pemkot Banjarmasin ‘Serbu’ SP4N-LAPOR Baiman
Tembak Di Tempat Geng Motor

News

Geng Motor Ganggu Keamanan, Polda Jabar Perintahkan Tembak di Tempat!

News

Belajar dari Kecelakaan Vanessa Angel, Berikut Tips Aman Mengemudi

Nasional

Kuasa Hukum Beri Sinyal Adanya Tersangka Dalam Pembunuhan Brigadir J
Pilpres

News

Dicolek PKS soal Jodoh 2024, Sandiaga Ungkit Pesan Jokowi
Cacar Monyet

News

Cegah Persebaran Cacar Monyet, Kemenkes Aktifkan Surveilans
Mg motor indonesia

News

Mobil Listrik MG Siap Melantai di GIIAS 2022, Ini Bocorannya

News

Arab Saudi Buka Sekolah Selama Ramadan, Opini Warga Terbelah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com