Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama

DPRD Setuju Pemkot Banjarmasin Tambah Penyertaan Modal ke Bank Kalsel Rp26 M Jika…

Sejak kurun waktu 1993 hingga 2020, Pemkot Banjarmasin sudah menyertakan modal sebesar Rp140 miliar kepada Bank Kalsel.
- Apahabar.com     Senin, 29 Agustus 2022 - 23:34 WITA

DPRD Setuju Pemkot Banjarmasin Tambah Penyertaan Modal ke Bank Kalsel Rp26 M Jika…

Bank Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rencana Pemkot Banjarmasin tambah penyertaan modal ke Bank Kalsel Rp26 miliar tinggal menunggu persetujuan DPRD setempat.

Namun, sebelum menyetujui tambahan penyertaan modal itu, DPRD minta Pemkot Banjarmasin harus memaparkan terlebih dulu soal kajian investasi dan status badan hukum Bank Kalsel.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah menegaskan pihaknya meminta ada kajian investasi terhadap rencana tambahan penyertaan modal ke Bank Kalsel tersebut.

“Jadi pembahasan selanjutnya kita minta ada dipaparkan kajian investasi atau nasehat investasi terhadap rencana ini dari pemerintah kota,” ujarnya dikutip dari Antara, Senin (29/8) malam.

Sebab pihaknya di panitia khusus pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Kota Banjarmasin kepada PT Bank Kalsel, harus tahu secara terperinci kajian investasi tersebut.

“Ini untuk gambaran kita atas kelayakan Pemkot Banjarmasin memberikan besaran tambahan penyertaan modal bagi Bank Kalsel,” ujarnya.

Awan yang menjadi Ketua Pansus Raperda tersebut juga menyampaikan, pihaknya juga meminta kejelasan badan hukum Bank Kalsel sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kalsel.

“Sekarang kan PT Persero Bank Kalsel, dalam undang-undang baru kan harus berubah jadi PT Perseroda,” katanya.

Awan menyampaikan, jika kedua unsur ini terpenuhi, yakni, terkait kajian investasi dan status badan hukum Bank Kalsel maka pembahasan lebih lanjut bisa dilaksanakan untuk menyetujui penambahan penyertaan modal oleh Pemkot Banjarmasin.

Di dalam draf Raperda ini, kata Awan, Pemkot mengajukan penyertaan modal pada tiga tahap, yakni, Rp8 miliar pada APBD perubahan 2022 ini, Rp8 miliar pada APBD 2023 dan Rp10 miliar lebih pada APBD 2024. Hingga totalnya Rp26 miliar lebih.

Saat ini, kata dia, Pemkot Banjarmasin sudah menyertakan modal sebesar Rp140 miliar kepada Bank Kalsel dari kurun waktu 1993 hingga 2020.

“Dividen atau pembagian laba dari Bank Kalsel 12 persen atau sekitar Rp16 miliar per tahun diterima Pemkot Banjarmasin,” ungkap politisi PKS tersebut.

Penambahan dana pemerintah kota dalam bentuk penyertaan modal tersebut, salah satunya bertujuan guna memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Modal Inti Minimum (MIM) Bank Kalsel minimal Rp3 triliun pada akhir tahun 2024.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ibu Kurung Tiga Anak di Balikpapan

Hot Borneo

Heboh, Ibu di Balikpapan Tega Kurung Tiga Anak Kandungnya dalam Kamar
Bandar judi togel online Lokpaikat Tapin

Hot Borneo

Dibekuk, Bandar Judi Togel Online Lokpaikat Tapin Terancam 6 Tahun Bui
Jumat Kelabu Banjarmasin

Hot Borneo

Menolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin

Hot Borneo

6 Tim Sepak Bola Santri Kalteng Berebut Piala KASAD 2022 Tingkat Regional Korem 102/Pjg
PDAM Kotabaru

Hot Borneo

PDAM Batola Cabang Alalak Hentikan Sementara Distribusi Air, Inilah Wilayah Terdampak
Korban tewas di Kotabaru

Hot Borneo

Geger! Cekcok Soal BLT Dana Desa Berujung Maut di Kotabaru
Habib Lutfi

Hot Borneo

Besok! Habib Lutfhi Ziarah Makam Datu Kelampayan dan Resmi Pendopo

Hot Borneo

Tiga Kali Cabuli Bocah, Pemuda di Teweh Selatan Barito Utara Ditangkap di Rumah Barak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com