Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

Gandeng Kejagung dan Bareskrim, Kemenkop Harapkan Penarikan Aset KSP Indosurya

- Apahabar.com     Senin, 1 Agustus 2022 - 16:32 WITA

Gandeng Kejagung dan Bareskrim, Kemenkop Harapkan Penarikan Aset KSP Indosurya

Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM, Ahmad Zabadi. Foto: Kemenkop UKM

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengapresiasi kerjasama yang dilakukan oleh Bareskrim dan Kejaksaan Agung yang telah ikut memproses kasus gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM Ahmad Zabadi menjelaskan Kejagung sendiri saat ini sudah menyatakan bahwa berkas perkara terkait kasus ini dinyatakan sudah lengkap atau P21 dan diharapkan dengan lengkapnya hasil penyidikan, Kemenkop berharap penarikan aset KSP Indosurya dapat segera dilakukan.

“Aset ini dapat ditarik dan digunakan untuk memenuhi kewajiban kepada anggota sebagai implementasi tahapan homologasi yang telah ditetapkan oleh pengadilan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (1/8).

Di lain pihak Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah Agus Santoso menyatakan akan tetap menjanlankan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan arahan Menteri Koperasi dan UKM untuk mengupayakan resolusi berbasis aset dan hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko kerugian anggota koperasi.

Dia juga menjelaskan bahwa satgas sudah melakukan sidak ke Ciledug dan dari penyidakan tersebut ditemukan fakta bahwa kantor sudah tidak buka dan dan tidak melayani operasional simpan pinjam dan transaksi pembayaran. Hal ini dilakukan karena sebelumnya satgas sudah menerima pengaduan dari perwakilan anggota bahwa kantor pusat KSP Indosurya sudah memidahkan operasionalnya dari kawasan Kuningan ke Ciledug.

“Kantor hanya melayani tanya jawab dengan mengarahkan kepada call center dan jumlah pegawai yang bertugas hanya 1 orang dengan sistem kerja WFH WFO,” tutupnya.

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Petani Sawit Gelar Aksi Damai di Seluruh Indonesia Hari Ini, Tuntut 5 Hal Kepada Presiden
08118772628

News

SWAP Energi Indonesia Gandeng Baterai ABC Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia
Perawat Viral

News

Viral! Konten Perawat Pasang Kateter ke Pasien Pria, Diklaim Melanggar Privasi
Rusia

News

Ukraina Klaim 3.500 Tentara Rusia Tewas dalam Pertempuran
tarawih perdana

News

Tarawih Perdana, Jemaah Masjid Agung Tanbu Meluber Sampai ke Luar

News

Viral 9 Warga Binjai Sumatera Utara Terjebak di Ukraina, Minta Tolong Evakuasi

News

Soal Ancaman Dipatahkan di Leher, Kaesang Pangarep Tertawakan Bobby Nasution

Nasional

Kuasa Hukum Beri Sinyal Adanya Tersangka Dalam Pembunuhan Brigadir J
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com