Gerak Cepat Polres Batola Bongkar Komplotan Garong Lintas Daerah Kemenhub Intensifkan Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan untuk Stabilkan Harga Tiket Pesawat Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan
agustus

Hanya Dalam Sebulan, Dua Perusahaan di Tabalong Jadi Sasaran Empuk Pencurian

- Apahabar.com     Rabu, 3 Agustus 2022 - 17:45 WITA

Hanya Dalam Sebulan, Dua Perusahaan di Tabalong Jadi Sasaran Empuk Pencurian

Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin, memimpin konfrensi pers pengungkapan sejumlah kasus pidana. Foto: apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Hanya sebulan dalam rentang Juli hingga awal Agustus 2022, dua perusahaan di Tabalong menjadi sasaran empuk tindak pencurian.

Diawali pencurian besi bekas milik PT Saptaindra Sejati (SIS) di Laydown MIA 4 site ADMO Desa Lok Batu, Kecamatan Haruai.

Dalam kasus tersebut, Polres Tabalong menangkap tiga pelaku berinisial FA (33), RA (29) dan HR (30).

Sebelumnya komplotan itu dikabarkan sebagai karyawan PT SIS. Belakangan diketahui mereka hanya menyamar menjadi karyawan dengan mengenakan seragam perusahaan.

“Selain menggunakan seragam, mereka juga menggunakan atribut perusahaan lain seperti mobil dengan lampu rotari, tanda pengenal dan rompi,” papar Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin, Rabu (3/8).

Namun demikian, polisi masih mendalami akses masuk ketiga pelaku ke area perusahaan dan jaringan pencurian besi.

“Dicurigai terdapat jaringan, mengingat pencurian besi bekas mulai marak. Makanya kami terus mengembangkan kasus ini,” tambah Kasatreskrim Iptu Galih Putra Wiratama.

Terlebih ketiga pelaku mengakui sudah empat kali mencuri besi bekas milik perusahaan tersebut sejak awal Juli. Akibatnya PT SIS mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta.

“Ketiga pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 huruf 4e KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman yang diterima adalah 7 tahun penjara,” tambah Galih Putra.

Perusahaan lain yang menjadi sasaran pencurian adalah PT Epid Menara Asettco. Adapun barang yang dicuri berupa material tower di Desa Garagata.

Pelaku yang berinisial MI alias Caklik (35), diamankan Polres Tabalong di Desa Solan, Kecamatan Jaro, Senin (1/8) malam.

Dari tangan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa potongan besi dan drum solar, gergaji besi, kunci inggris dan tang.

Terkait tindak kriminal di Tabalong, Riza Muttaqin mengimbau korban pencurian atau perkara lain dapat melapor secepatnya melalui call center 110.

“Dengan dilaporkan secepatnya, penanganan juga akan lebih cepat dilakukan,” tandas Kapolres Tabalong.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Anies

Hot Borneo

Pendukung Anies di Kalsel Bentuk Pengurus, Incar Suara Milenial
kadinkes tabalong

Hot Borneo

Inovasi Pemberantasan Malaria di Tabalong Mendapat Apresiasi dari Menkes RI
Gekrafs Kalsel Dilantik

Hot Borneo

Digagas Sandiaga Uno! Gekrafs Kalsel Resmi Dilantik, Berikut Programnya untuk Banua

Hot Borneo

Bawa Sabu 4,86 Gram, Warga HSS Disergap BNNK Tabalong di Kelua

Hot Borneo

Sejumlah Calon Haji Kalsel Miliki Penyakit Bawaan

Hot Borneo

Kantor KPU Tana Tidung Kaltara Kebakaran!
Limbah Batu Bara

Hot Borneo

Belasan Hektare Perkebunan Terkena Limbah Batu Bara, Warga Lapor ke DPRD Tapin
Bocah Teluk Tiram Tenggelam

Hot Borneo

Detik-Detik Bocah Teluk Tiram yang Tenggelam Ditemukan Sang Ayah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com