Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Hasrat Banjarmasin Bangun Jembatan Apung Sei Martapura Dapat Reaksi, DPRD; Tunda!

Komisi III DPRD Kota Banjarmasin kecewa lantaran rencana pembangunan jembatan apung tak pernah dibahas pada program kegiatan anggaran 2022.
- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 16:24 WITA

Hasrat Banjarmasin Bangun Jembatan Apung Sei Martapura Dapat Reaksi, DPRD; Tunda!

Rapat Komisi III DPRD Kota Banjarmasin dan Dinas PUPR Kota Banjarmasin soal pembangunan jembatan apung di Sungai Martapura, Kamis (4/8). Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Hasrat Pemkot Banjarmasin, membangun jembatan atau dermaga apung di Sungai Martapura mendapat reaksi keras DPRD Kota Banjarmasin.

Rencananya jembatan apung ini menghubungkan siring sungai di Jalan Piare Tendean atau siring patung Bekantan dengan siring sungai di Sungai Baru atau Kampung Katupat.

Namun, pembangunan jembatan yang dianggarkan Rp4,5 miliar tersebut mendapat penolakan sementara oleh Komisi III DPRD Kota Banjarmasin.

Pasalnya, mereka kecewa, lantaran dianggap tidak pernah dibahas pada program kegiatan anggaran untuk tahun 2022.

“Selama ini kami di Komisi III dan di Badan Anggaran tidak pernah membahas pembangunan jembatan apung atau dermaga apung itu,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia di gedung dewan kota dilansir Antara, Kamis (4/8).

Mereka pun memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin untuk menanyakan kelangsungan rencana tersebut.

“Kita menanyakan kenapa pembangunan ini ada di Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun 2022 ini, padahal tidak pernah dibahas,” ujar polisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Menurut Hilyah, Dinas PUPR Kota Banjarmasin tidak begitu terang benderang menjelaskan prosesnya, hingga dewan meminta untuk pembangunan jembatan apung itu ditunda atau dihentikan.

“Jadi Komisi III sepakat agar pembangunan jembatan apung itu untuk ditunda dulu, sampai jelas betul prosesnya sesuai aturan,” kata Hilyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menyatakan menerima usulan agar ditundanya kelanjutan pembangunan jembatan apung tersebut.

“Ya, sepakat kita tunda untuk melihat justifikasinya, karena kita harus sama-sama punya pegangan kan,” ujarnya.

Namun, setiap program yang dikerjakan tentunya sudah ada perencanaan anggaran terlebih dahulu.

“Jadi pembangunan jembatan apung ini merupakan satu paket pengembangan kawasan siring atau program revitalisasi sungai Martapura,” jelasnya.

Karena dinyatakan Suri, pemerintah kota terus berupaya melakukan pengembangan objek wisata siring sungai di Sungai Baru dan siring sungai Patung Bekantan yang terintegrasi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Puluhan Ribu KK Tercatat Sebagai Warga Miskin, Banjarmasin Selatan Terbanyak
PT Maming 69

Hot Borneo

Tak Hanya Lingkungan dan Pendidikan, Yayasan H Maming-PT Maming 69 Juga Hibahkan Ambulans-Tanah Pemakaman
polres tabalong

Hot Borneo

Kenaikan Pangkat di Polres Tabalong, Briptu Hendra Makin Semangat Mengabdi
Habib Palsu Banjarmasin

Hot Borneo

Polemik Habib Palsu di Banjarmasin Meruncing, Polisi Bicara Islah
Kebakaran di Habau Tabalong

Hot Borneo

Kebakaran di Desa Habau Tabalong, Tiga Rumah Hangus
Kebakaran

Hot Borneo

Warung Pinggir Jalan Tol Liang Anggang Banjarbaru Terbakar
Bangunan dermaga Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas rusak berat setelah diterjang angin puting beliung. Foto-apahabar.com/Istimewa

Hot Borneo

Puting Beliung Terjang Kapuas, Rusak Rumah dan Bangunan Dermaga
DPRD HSU

Hot Borneo

Alasan 30 Anggota DPRD HSU Belum Lapor Harta Kekayaan ke KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com