Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022
agustus

Kapan Balangan & Banjar Dukung Banjarbaru Jadi Ibu Kota Baru?

Lantas kapan detail dukungan itu diberikan, apakah sesudah atau sebelum UU Provinsi Kalsel terbaru disahkan?
- Apahabar.com     Jumat, 5 Agustus 2022 - 14:55 WITA

Kapan Balangan & Banjar Dukung Banjarbaru Jadi Ibu Kota Baru?

Banjarbaru ditetapkan sebagai ibu kota Baru Kalimantan Selatan berdasarkan UU Provinsi Kalimantan Selatan yang terbaru. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Dukungan yang diberikan Pemkab Balangan dan Banjar ke Pemkot Banjarbaru memantik perhatian.

Lantas kapan detail dukungan itu diberikan, apakah sesudah atau sebelum UU Provinsi Kalsel terbaru disahkan?

Untuk menjawab ini, apahabar.com mewawancarai Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.

“Dukungan itu diberikan semenjak kita ditetapkan menjadi pihak intervensi,” ungkapnya Jumat (5/8).

Lebih rinci, dukungan dua kepala daerah itu diberikan pada akhir Juli kemarin. Sedang UU Provinsi Kalsel terbaru disahkan Februari 2022 tadi.

Ovie, sapaan karib Aditya, tidak mengingat pasti jumlah dukungan yang sudah dikantonginya.

Lebih jauh, Ovie mengarahkan media ini untuk mengonfirmasi bagian hukum Sekretariat Kota Banjarbaru.

Dihubungi media ini, Kepala Bagian Hukum Setkot Banjarbaru Gugus Sugiarto membenarkan jika banyak dukungan mengalir setelah ditetapkannya UU Nomor 8/2022.

“Ada dari ormas, organisasi kepemudaan dan paguyuban, ada belasan dukungan,” kata Gugus melalui Subbag, Edwin.

Alasan Banjar & Balangan Dukung Banjarbaru Jadi Ibu Kota Baru

Ormas dimaksud kemungkinan adalah KNPI, pengurus cabang PMI Banjarbaru, dan IPPNU Banjarbaru, seperti yang disampaikan tim hukum Ovie saat sidang mahkamah.

Yang mana itu merupakan dukungan tertulis, sedang yang lisan, sebutnya, lebih banyak lagi.

Sebagai pengingat, UU Provinsi Kalsel Nomor 8/2022 digugat wali kota, ketua DPRD, Forkot dan Kadin Banjarmasin lantaran bermuatan pemindahan ibu kota Kalsel. Lantaran proses perencanaan hingga pengundangannya, tanpa melibatkan mereka.

Ketiganya lalu mengajukan peninjauan kembali atau judicial review atas UU Provinsi Kalsel tersebut. Kemarin (4/8), sidang sudah memasuki tahap mendengarkan keterangan Wali Kota Ovie selaku kubu intervensi.

Dukungan Balangan dan Banjar terhadap Banjarbaru menjadi hangat diperbincangkan setelah dipersoalkan oleh Muhammad Pazri selaku kuasa hukum pemohon.

“Surat dukungan baru saja dibuat, setelah Undang-Undang disahkan,” ujarnya, Rabu (3/8) petang.

Harusnya, Pazri melihat, tahapan pembentukan peraturan perundang-undangan melalui perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan atau penetapan, dan pengundangan.

“Sesuai Pasal 1 UU 12 Tahun 2011, harusnya ‘kan begitu, tapi sekarang yang dilakukan tanpa uji publik,” ujarnya.

Banjarbaru Didukung Banjar & Balangan Setelah UU Dibuat? Pazri: Kami Makin Optimis

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nelayan Kurir Sabu Balikpapan

Hot Borneo

Kantongi 101 Gram Sabu, Nelayan di Balikpapan Diringkus Polisi

Hot Borneo

Innalillahi.. Avanza Vs Strada di Batulicin Tewaskan Pejabat BPBD

Hot Borneo

Gara-gara Ringan Tangan, Pemulung di Tapin Berurusan dengan Polisi
Kebakaran di Habau Tabalong

Hot Borneo

Kebakaran di Habau Tabalong, Hanguskan Tiga Rumah
Vaksin AstraZaneca

Hot Borneo

Vaksin AstraZaneca Ludes, Dinkes Tapin Lapor ke Kemenkes
Mayat Dekat RSJ Sambang Lihum

Hot Borneo

Breaking! Penemuan Mayat Perempuan di Dekat RSJ Sambang Lihum
Idulfitri 1443 H

Hot Borneo

Takbiran Keliling, Warga HSS Rayakan Kegembiraan di Malam Idulfitri 1443 H

Hot Borneo

BMKG Rilis Peringatan Dini, 7 Kawasan di Kalsel Diancam Hujan Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com