[ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Kasus Meme Stupa Menyerupai Presiden Jokowi, Roy Suryo Ditahan

Terjerat kasus meme stupa mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo akhirnya resmi ditahan, Jumat (5/8) malam.
- Apahabar.com     Jumat, 5 Agustus 2022 - 23:52 WITA

Kasus Meme Stupa Menyerupai Presiden Jokowi, Roy Suryo Ditahan

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, akhirnya ditahan usai menenuhi panggilan penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Foto: Liputan 6

apahabar.com, JAKARTA – Terjerat kasus meme stupa mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo akhirnya resmi ditahan, Jumat (5/8) malam.

Beberapa jam sebelum resmi ditahan, sedianya mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu diperiksa kembali sebagai tersangka oleh Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan sendiri berlangsung selama sekitar delapan jam, setelah dimulai pukul 13.00 WIB. Roy sendiri dipastikan sehat, sebelum menjalani pemeriksaan.

“Penyidik memutuskan tersangka kasus ujaran kebencian Roy Suryo Motodiprojo dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan,” papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, dalam jumpa pers.

“Penahanan dilakukan karena kekhawatiran dari penyidik tentang kemungkinan yang bersangkutan menghilangkan barang bukti dan sebagainya,” imbuhnya.

Selain menahan Roy Suryo, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti. Salah satunya akun Twitter Roy Suryo.

“Kemudian beberapa barang bukti yang disita oleh penyidi, di antaranya akun Twitter Roy Suryo. Melalui akun ini, tersangka mengunggah sesuatu yang menjadi persoalan pidana,” tegas Zulpan.

Atas kasus tersebut, Roy Suryo disangkakan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Pidana yang dikenakan kepada tersangka paling lama kurugan 6 tahun atau denda Rp1 miliar. Tersangka juga dikenakan Pasal 156 a KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara,” jelas Zulpan

“Sedangkan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, tersangka terancam dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 2 tahun penjara,” pungkasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Kolaborasi Hipmi dan Ketua DPRD Tanbu Bantu Salurkan Minyak Goreng Curah

News

Korban Tewas Akibat Gempa Afghanistan Bertambah Menjadi 1.150 Orang

Nasional

Soal Teka-Teki CCTV Brigadir J, Berpotensi Dimodifikasi? Ini Kata Ahli Forensik Digital
Vaksinasi banjarmasin

News

Jadi Syarat Mudik, Warga di Banjarmasin Berbondong-bondong Vaksin
Stadion

News

Meski Bersengketa, Lahan Stadion di Banjarbaru Diklaim Murni Aset Pemkot
Perjalanan Domestik

News

HORE! Perjalanan Domestik Transportasi Udara, Laut dan Darat Tak Perlu Antigen-PCR
Presiden Jokowi

News

Langkah Jokowi Dorong Produksi Kendaraan Listrik, Beri Insentif-Pangkas Regulasi
Momentum Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo berpelukan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran - Apahabar.com

News

Buntut Polisi Tembak Polisi, Kadiv Propam Dinonaktifkan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com