Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB

Kasus Peluru Nyasar di HSS, Aipda F Diduga Menyalahi Wewenang

- Apahabar.com     Kamis, 25 Agustus 2022 - 17:58 WITA

Kasus Peluru Nyasar di HSS, Aipda F Diduga Menyalahi Wewenang

Kasi Propam Polres HSS Ipda Djoko Susilo Tri Cahyono ditemui awak media. Foto-apahabar.com/Nuha.

apahabar.com, KANDANGAN – Kasus peluru nyasar di Hulu Sungai Selatan (HSS) terus dikembangkan. Terbaru, Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) memeriksa seorang anggota Polsek Daha Selatan, Aipda F terkait peluru nyasar yang mengenai warga Desa Samuda.

Kasi Propam Polres HSS, Ipda Djoko Susilo Tri Cahyono menyampaikan bahwa yang bersangkutan masih diamankan di Mapolres HSS untuk kemanan dan pemeriksaan.

“Kalau terbukti bersalah akan dilakukan sidang disiplin, sementara ini Aipda F diduga menyalahgunakan wewenang,” kata Ipda Djoko, Kamis (25/8).

Pihaknya masih menyelidiki TKP langsung bersama Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto, kemudian akan dilakukan sinkronisasi data yang ada.

“Kalau memang ada bukti-bukti dan unsur yang terpenuhi akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Aipda F diduga melanggar disiplin dengan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri Pasal 6 terkait penyalahgunaan wewenang.

Anggota Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Daha Selatan itu diamankan di Mapolres HSS maksimal 21 hari dan kemungkinan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

“Aipda F tidak memiliki izin membawa senjata api,” terangnya.

Diungkapkan Ipda Djoko, peluru nyasar bermula saat Aipda F melakukan penggerebekan kasus obat-obatan terlarang pada Senin (22/8) siang. Karena tersangka mencoba melarikan diri, Aipda F memberikan tembakan peringatan dan akhirnya malah mengenai warga Desa Samuda atas nama Masrani (45).

kasus peluru nyasar di hss

Korban masih dirawat di RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan.
Foto-dokumentasi apahabar.com.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

TNI Kesetrum Karang Intan

Hot Borneo

Kronologis Pensiunan TNI Tewas Kesetrum di Kolam Ikan Karang Intan

Hot Borneo

Dihadiri Paman Birin dan Ibnu Sina, RS Siloam Banjarmasin Diresmikan
Pokdarwis Banjarmasin

Hot Borneo

Wisata Kalsel Kembali Bergeliat, Pokdarwis Banjarmasin Dituntut Getol Promosi
Pemkab HST dan Forum Koordinasi Pimpinam Kecamatan Haruyan mengecek lokasi tumpukan karung berisi batu bara di Batu Harang HST. Foto-Istimewa.

Hot Borneo

Soal Tambang Manual Meratus HST, Bupati Aulia: Tak Ada Pembiaran
menara nol kilometer banjarmasin

Hot Borneo

Anggarkan Rp27 Miliar, Kalsel Bakal Bangun Menara di Nol Kilometer Banjarmasin

Hot Borneo

Waspada, Covid-19 Mulai Merebak Lagi di Palangka Raya
kebakaran kapuas

Hot Borneo

Update Kebakaran Kapuas, Polisi Dalami Keterangan Saksi
PGRI Kapuas

Hot Borneo

Indahnya Berbagi Bersama Guru, PGRI Kapuas Bagikan Ratusan Paket Takjil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com