Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Kasus Positif Covid-19 Mingguan Melesat Dalam Dua Bulan

- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 21:22 WITA

Kasus Positif Covid-19 Mingguan Melesat Dalam Dua Bulan

apahabar.com, JAKARTA – Kasus Positif Covid-19 mingguan saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan mencapai 15 kali lipat dalam waktu dua bulan.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus mingguan naik jika dibandingkan dengan awal juni.

“Kasus positif mingguan saat ini, tercatatkan lebih dari 38 ribu, sangat tinggi jika dibandingkan pada bulan juni yang hanya sekitar 2 ribuan saja, artinya kasus positif mingguan, sudah naik 15 kali lipat dalam waktu dua bulan,” katanya di Jakarta, Kamis (4/8).

Dia juga mengatakan bahwa kenaikan ini juga diiringi jumlah angka kematian, tapi tidak sebesar kenaikkan jumlah kasus positif.

“Kasus kematian juga mengalami kenaikan, tapi jumlahnya tidak sesignifikan kasus positif. Jumlah kematian mencapai 91 kasus, dan jumlah ini mengalami kenaikan cukup tajam jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya yang masih berjumlah 40 kematian, bahkan pada beberapa hari terakhir, kita sempat menyentuh 20 angka kematian dalam satu hari,” ujarnya.

Wiku menjelaskan bahwa terdapat pergeseran Provinsi penyumbang kasus positif dari minggu sebelumnya.

“Terdapat pergeseran provinsi penyumbang kasus positif tertinggi. Pada minggu ini daerah Kalimantan Selatan, masuk ke dalam 5 Provinsi penyumbang terbesar, bahkan mencapai 160 kasus. Kalimantan selatan menjadi urutan kelima setelah DKI Jakarta, yaitu sebesar 19 ribu kasus, jawa barat dengan 7 ribu kasus, banten 4 ribu kasus, dan jawa timur 2 ribu kasus,” kata Wiku.

Dia juga menyampaikan bahwa untuk kasus kematian, Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang terbanyak.

“Kematian di 5 Provinsi ini juga mengalami kenaikan dengan DKI Jakarta menjadi Provinsi dengan penambahan jumlah kematian bulanan terbanyak sebesar 29 kematian, disusul Jawa Barat dengan 11 kematian dan sisanya kurang dari tujuh kematian,” tutupnya. (Gabid) 

Editor: Pramirvan Aprillatu - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Hadiri Dialog Keamanan di Singapura, Prabowo Bahas Perang Ukraina
apahabar.com

Nasional

Penularan Corona Masih Berlangsung, Kemenkes Telusuri Kasus ‘Positif’ di Masyarakat
apahabar.com

Nasional

632 Bencana Landa Indonesia Dua Bulan Terakhir, Didominasi Banjir
apahabar.com

Nasional

Ikut Ketum BPP HIPMI Pulkam, Baim Wong Terpukau Wisata Pulau Burung Tanah Bumbu

News

Tunggu Petunjuk Teknis, ASN Pemprov Kalsel Bisa Bekerja dari Mana Saja
apahabar.com

Nasional

Update Corona di Indonesia: Kasus Positif Jadi 450, Bertambah 81

News

Dear Warga Kalsel, Waspada Potensi Hujan Lebat
Sriwijaya Air

Nasional

Faktor Cuaca, Pencarian Pesawat dan Penumpang Sriwijaya Air Dihentikan Pukul 17.00
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com