Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

Kejari Tanah Laut Setop Penyelidikan Perambahan Hutan Lindung di Sungai Riam

- Apahabar.com     Senin, 29 Agustus 2022 - 20:40 WITA

Kejari Tanah Laut Setop Penyelidikan Perambahan Hutan Lindung di Sungai Riam

Kajari Tanah Laut, Ramadani, menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus perambahan hutan lindung di Desa Sungai Riam. Foto: apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Penyelidikan perambahan hutan lindung di Sungai Riam, dihentikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Laut.

Terdapat sejumlah pertimbangan yang membuat penyidikan dihentikan. Salah satunya pendapat ahli dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa waktu, termasuk meminta pendapat, tak ditemukan bukti cukup yang mengarah kepada tindak pidana korupsi,” papar Kajari Tala, Ramadani, Senin (29/8).

Dalam proses penyelidikan, Kejari Tanah Laut telah memeriksa banyak pihak yang terlibat. Sedangkan lahan hutan lindung yang diperiksa kurang lebih 35 hektar.

“Terdapat 29 saksi yang sudah dimintai keterangan, termasuk ahli pidana, serta melakukan diskusi dengan ahli kerugian negara,” jelas Ramadani.

Kemudian ditemukan aksi penerbitan sporadik oleh mantan Kepala Desa Sungai Riam yang mengatasnamakan masyarakat, atau bukan produk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Terdapat transaksi pembelian lahan senilai Rp380 juta. Berdasarkan penjelasan BPKP, tidak ditemukan kerugian negara dalam transaksi pembelian lahan tersebut,” beber Ramadani.

Sebaliknya pihak yang dirugikan adalah si pembeli lahan. Ironisnya berdasarkan keterangan sejumlah saksi, si pembeli tak mengetahui lahan itu sebagian masuk hutan lindung.

“Agar tak lagi terjadi penyalahgunaan, sporadik di area hutan lindung sudah dicabut. Sedangkan tanah dikembalikan ke Pemerintah Desa Sungai Riam,” tandas Ramadani.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Hujan Disertai Petir
Banjar

Hot Borneo

Paripurna Gagal! Legislator Banjar Prioritaskan Perjalanan Dinas ke Luar Daerah

Hot Borneo

Covid-19 Terus Melandai, WBP di Rutan Marabahan Bisa Dikunjungi Keluarga
ODOL

Hot Borneo

Truk ODOL Kedapatan Masuk Banjarmasin, Langgar Jam Operasional Perwali

Hot Borneo

Satu-satunya di Kalsel, Layanan Kesehatan Lapas Kotabaru Didapuk Menjadi UPT Percontohan
Golkar Tapin

Hot Borneo

Pengurus Partai Golkar Tapin Dilantik, H Yamani Kembali Dipercaya

Hot Borneo

Ramadan Hari Ketiga di Banjarmasin, Kue Ipau Masih Paling Menggoda
Banjarbaru

Hot Borneo

Ciduk 3 Remaja Bukan Suami Istri di Banjarbaru, Petugas Sita Kondom-Pil KB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com