Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan Teten Masduki Sebut Pengembangan Produk Kriya Perlu Libatkan Agregator IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

Kerajinan UMKM Kalsel Rambah Pasar Internasional

- Apahabar.com     Rabu, 3 Agustus 2022 - 08:04 WITA

Kerajinan UMKM Kalsel Rambah Pasar Internasional

Ilustrasi UMKM. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalsel kini telah go internasional.

Produk kerajinan tangan khas UMKM Banua telah mampu merambah pasar Jepang, Singapura, hingga Benua Afrika.

“Ekspor produk UMKM Kalsel ke pasar global sudah mencapai Rp16,9 miliar,” ujar Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Roy mengatakan, pihaknya juga menyerahkan dokumen Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal ke 450 pelaku UMKM di Banua.

Pemerintah kata Roy, telah mendukung dan mempermudah para pelaku UMKM agar dapat mengakses pinjaman dari bank.

“Sebab, NIB melalui pelayanan sistem One Singel Submission (OSS) syarat dalam mengakses pinjaman dari bank,” katanya.

Selain itu, pelaku UMKM yang memiliki NIB juga dapat mengikuti program bantuan dan pelatihan dari pemerintah.

“Sejak diterapkannya sistem OSS pada tahun 2021, hingga saat ini NIB yang terbit di Kalsel berjumlah kurang lebih 16 ribu,” imbuhnya.

NIB yang ada saat ini berlaku sebagai perizinan tunggal, mencakup Surat Izin Usaha Perdagangan, Tanda Daftar Perusahaan, dan Surat Keterangan Domisili Perusahaan.

Plt Deputi Bidang Teknologi dan Informasi Penanaman Modal BKPM, Andi Maulana mengatakan, dari 133 juta angkatan kerja, sekitar 120 jutanya berkiprah di sektor UMKM.

“Jika UMKM-nya belum legal, bakal susah mencari pinjaman. Karena itulah, NIB menjadi sarana memperoleh perizinan perusahaan,” jelas Andi Maulana.

Ia menambahkan, NIB yang diterima hari ini sudah terdaftar sertifikasi jaminan produk halal, sehingga memudahkan pelaku usaha yang ingin merilis produk dengan label halal.

“Cukup dengan NIB, sistem kita akan mengalirkan data pelaku usaha ke sistem Kementerian Agama. Tinggal ditunggu prosesnya. Tentunya tidak dipungut biaya,” tutupnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

5 hari Kritis di Rumah Sakit, Anak Korban Kebakaran Maut di Samarinda Meninggal Dunia

Hot Borneo

Luluhlantak Diamuk Api, Kronologi Kebakaran Dekat Pasar Cempaka Banjarbaru Diungkap Polisi

Hot Borneo

Pesta Sabu di Pagatan Tanbu, Satu Perempuan Diamankan Polisi Bersama Dua Pemuda
Eco Park

Hot Borneo

Siap-siap! Batola Bakal Launcing Jejangkit Eco Park
Haji

Hot Borneo

Jamaah Haji Kalsel Rombongan Kaltrabu Tiba di Banjarmasin

Hot Borneo

Sepuluh Ribu Lebih Peserta Ikuti UTBK SBMPTN ULM Banjarmasin
Komisi I DPRD Kalsel melaksanakan kunjungan kerja ke KPU RI untuk melakukan persiapan pelaksanaan pemilu serentak di seluruh Indonesia. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Persiapan Pemilu Serentak 2024 Dimulai, DPRD Kalsel Optimistis Tingkat Partisipasi Pemilih Meningkat
Pertamax

Hot Borneo

Pertamax Naik, Pertalite di 4 SPBU Perbatasan Kalsel-Kaltim Kosong!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com