Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Pertahankan Kedaulatan di Taiwan, China Klaim Didukung 160 Negara

- Apahabar.com     Sabtu, 6 Agustus 2022 - 22:55 WITA

Pertahankan Kedaulatan di Taiwan, China Klaim Didukung 160 Negara

Ilustrasi, China-Taiwan. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – 160 negara disebut Perwakilan Khusus China untuk Semenanjung Korea, Liu Xiaoming, mendukung pihaknya untuk menegakkan kedaulatan di Taiwan.

Xiaoming berkata negaranya didukung sekitar 90 persen populasi dunia. Dia menyebut negara-negara itu percaya dengan tujuan utama Piagam PBB tentang norma hubungan internasional.

“Sejak kunjungan Pelosi ke Taiwan, lebih dari 160 negara telah mengungkapkan keadilan, mengutuk kunjungan itu sebagai provokasi yang serius, ceroboh, dan tidak bertanggung jawab serta menyatakan komitmen mereka terhadap prinsip satu-China dan mendukung upaya China mempertahankan integritas kedaulatan serta teritorial,” kata Xiaoming melalui akun Twitter @AmbLiuXiaoming, dilansir CNN Indonesia, Sabtu (6/8).

Xiaoming meyakini China berada di pihak yang benar. Dia menyebut 160 negara tersebut mendukung penuh China.

Dia berkata semua negara sepakat untuk mendukung kedaulatan negara masing-masing. Menurutnya, tak ada negara yang mendukung intervensi terhadap urusan negara lain.

“Kita secara tegas menentang upaya-upaya mengganggu urusan dalam negeri negara lain dan merusak kedaulatan serta integritas teritorial negara lain,” ucapnya.

Sebelumnya, China murka dengan kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke Taiwan. Mereka menilai kunjungan itu sebagai upaya mengacak-acak kedaulatan China.

China pun membalas kunjungan itu dengan memutus berbagai hubungan kerja sama dengan Amerika Serikat. Mereka juga menggelar latihan tempur di perbatasan Taiwan.

Taiwan kemudian menyebut tak ada hubungan atasan-bawahan dengan China, dan meminta Negeri Tirai Bambu tak mengganggu persahabatan mereka dengan AS.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Sidang Perbaikan Gugatan Presidential Threshold 0% Bergulir, DPD dan PBB: Perjuangan Terus Berlanjut!
PLN

News

Aliran Listrik ke Chernobyl Terputus, Ukraina Ingatkan Bahaya Kebocoran Nuklir
JIS

News

Anggota DPRD DKI PDI P,  Komentari Pagar Pembatas JIS yang Roboh
pencuri sparepart united tractor

News

Tak Berkutik, Pencuri Sparepart United Tractor Angsana Tanbu Ditangkap Polisi

News

Gerbong Mutasi di Polres Balangan Bergerak, Selamat Datang Kompol Dany…

News

Dukung Anak Muda, Kemenkeu Targetkan Capai 5000 Member Komunita
Dewan Komisioner OJK

News

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

News

Bendung Mis-Disinformasi, AJI Rangkul Akademisi & Jurnalis Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com