Berkedok Guru Spiritual, Pria Batola Cabuli Empat Jemaah, Satu dari Tapin! Dukung Industri Otomotif, SKF Siapkan Komponen Kendaraan Hybrid dan Listrik Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru
agustus

Nyamar, Polisi Tangkap Terduga Pengedar di Guha HST

- Apahabar.com     Rabu, 3 Agustus 2022 - 11:11 WITA

Nyamar, Polisi Tangkap Terduga Pengedar di Guha HST

Terduga pengedar sabu asal Guha HST diamankan tim 'John Lee' Cs yang menyamar. Foto: Ist

apahabar.com, BARABAI – Satu lagi terduga pengedar sabu diamankan Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Tengah (HST).

Keberhasilan ungkap kasus setelah polisi melakukan penyamaran atau undercover buy, Selasa (2/8).

“Pelaku berhasil diringkus di sekitar Jalan Putra Harapan,” kata Kapolres, AKBP Sigit Hariyadi melalui Kasi Humas Polres HST, AKP Soebagiyo, Rabu (3/8).

Pelaku yang berhasil diringkus berinisial MR (42). Dia warga Desa Guha RT 1, Labuan Amas Selatan (LAS).

Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat. Matang Ginalun dilaporkan sering menjadi lokasi transaksi sabu.

Lantas, polisi melakukan penyelidikan. Polisi memilih metode penyamaran sebagai pembeli sabu.

Penyamaran berhasil. MR diringkus di pinggiran jalan Desa Matang Ginalun, Pandawan HST pukul 13.45.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sepaket sabu,” kata Seobagiyo.

Sabu yang ditemukan terbungkus plastik klip. Jumlahnya mencapai 0,40 gram. Apakah MR pengedar atau sebatas kurir, polisi masih melakukan penyelidikan.

MR terancam jerat Pasal 114 Ayat 1 sub Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres HST untuk proses hukum yang berlaku,” tutup Soebagiyo.

Undercover buying merupakan metode yang kerap dipilih kepolisian. Hal itu diatur dalam Pasal 75 dan Pasal 78 UU Nomor 35/2009.

Teknik khusus dalam penyelidikan itu umumnya dilakukan oleh seorang informan atau anggota polisi.

Mereka bertindak sebagaimana pembeli dalam suatu transaksi gelap jual beli narkoba.

Tujuannya, agar si penjual atau perantara atau orang-orang yang berkaitan dengan narkoba dapat ditangkap beserta barang bukti.

Polisi di HST berhasil meringkus pelaku dan mendapati barang bukti dari tindak pidana narkotika dengan metode undercover buying. Foto: Ist

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kadin Kalsel

Hot Borneo

Kagetnya Warga Banjarmasin Harga Migor Nyaris Rp 50 Ribu, Pemkot: Wajar!
Jagau Lingga dan Bawi Kameloh Pariwisata

Hot Borneo

Pelsky dan Maulia Terpilih Sebagai Jagau-Bawi Kameloh 2022, Begini Harapan Sekda Kapuas

Hot Borneo

Polemik ‘Kudeta Ilegal’ Panti Asuhan Yatim di Mantuil, Pembina Gugat Pengurus ke PN Banjarmasin

Hot Borneo

Refleksi IWD 2022 di Kalsel: Hentikan Pelecehan karena Perempuan Ingin Dihargai
Alfamart Ambruk

Hot Borneo

[DATA TERBARU] Korban Alfamart Gambut Ambruk: 9 Selamat, 4 Meninggal Dunia!
Kekayaan Alam Kalsel

Hot Borneo

Paman Birin Pamer Kekayaan Alam Kalsel ke Pengusaha Mesir
apahabar.com

Hot Borneo

Sssttt.. Sederet Kepala Dinas Kotabaru Diperiksa Kejati Kalsel

Hot Borneo

Kasus Nenek Martapura Dipenjara di Arab, Kemenlu Terganjal Otoritas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com