Amuk Jago Merah di Balikpapan Hanguskan Rumah hingga Motor Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita
agustus

Sri Mulyani Apresiasi Keterbukaan Informasi di Kementerian Keuangan

- Apahabar.com     Kamis, 4 Agustus 2022 - 19:19 WITA

Sri Mulyani Apresiasi Keterbukaan Informasi di Kementerian Keuangan

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Thomas/apahabar.com

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengapreasiasi unit Esselon 1 Kementerian Keuangan yang diraih oleh 6 Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk kategori informatif. Menurutnya Apresiasi ini dilakukan karena PPID sudah  semakin meningkatkan kualitas dengan tidak hanya berofokus pada pengunggahan data informasi, namun juga menuju ke tahap yang informatif.

Sri menyebutkan 6 PPID yang masuk kategori informatif di antaranya dari Direktorat Jendral Pembendaharaan, Direktorat Jendral Kekayaan Negara, Direktorat Jendral Bea dan Cukai, Direktorat Jendral Pajak, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), dan Inspektorat Jendral.

“Kita percaya transparansi, keterbukaan, akuntabilitas adalah prinsip yang sangat inheren  dari tata kelola yang baik dan menjadi ciri dari bendahara negara,” jelasnya dalam diskusi publik yang disiarkan secara daring, Kamis (4/8).

Sri Mulyani memaparkan beberapa program yang sudah dijalankan oleh 6 PPID tersebut seperti Direktorat Jendral Pembendahraan yang membangun aplikasi PPID DJBP untuk mempercepat proses pengumpulan informasi. Direktorat Jendral Kekayaan Negara dengan aplikasi project management  untuk memberikan layanan informasi publik yang bisa dibagikan sesuai dengan Undang-undang.

Adapun Direktorat Jendral Bea dan Cukai juga mengembangkan akses dashboard nasional agar dapat menyediakan data ringkasan kegiatan ekspor-impor. Sehingga bisa mempermudah dan mempersingkat waktu saat ada permintaan informasi. Sedangkan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) akan memberikan akses pengetahuan yang nantinya bisa dibuka ke masyarakat umum.

Kemudian dari Direktorat Jendral Pajak juga mendapatkan penghargaan dikarenakan membelikan layanan permintaan informasi melalui aplikasi virtual dan Inspektorat Jendral (IJEN) yang juga melakukan peremajaan situs IJEN agar bisa semakin mudah diakses sehingga bisa mengingatkan sekaligus membangun budaya integritas di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Seperti yang sering saya sampaikan di internal Kementerian Keuangan kita memiliki tugas dan tanggung jawab moral maupun profesional untuk terus mampu menyampaikan informasi publik yang akurat, kredibel, tepat waktu dan tepat kualitas,” tutupnya. (Thomas)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Pengacara Brigadir J Nilai Permohonan Istri Irjen Ferdy ke LPSK Bikin Bingung
porsche 356 speedster - apahabar

News

Porsche 356 Speedster Masuk Garasi Raffi Ahmad, Spesifikasinya Gahar
Kopi

News

BPOM Ingatkan Bahaya Kopi Mengandung Paracetamol

News

Polsek Simpang Empat Tanbu Gulung Dua Pengedar dan Satu Pemakai Sabu
Covid-19

News

Dua Poli Ditutup, Nakes Terpapar Covid di RS Kapuas Nambah 50
Brigadir J

News

Doakan Eril, Mahfud Harap Ridwan Kamil Tabah dalam Duka dan Kecemasan
Presiden Jokowi

News

Jokowi Bertolak ke Washington Hadiri KTT ASEAN dan AS

News

Isu Reshuffle 15 Juni Menguat, Siapa Terdepak?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com