Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama Tak Berhenti Mencoba, Muji Batola Sukses Tembus Babak 24 Besar Dangdut Adacemy 5 182.701 Orang Ditetapkan KPU Palangka Raya Sebagai DPB Kembalinya Sosok Pemain Nomor 9 Andalan Baru Timnas yang Sudah Lama Hilang Sempat Tertinggal, Timnas Indonesia Tekuk Curacao

Survei ISC: Elektabilitas Ganjar-Anies Stagnan, Prabowo Makin Meroket

- Apahabar.com     Selasa, 30 Agustus 2022 - 07:51 WITA

Survei ISC: Elektabilitas Ganjar-Anies Stagnan, Prabowo Makin Meroket

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Hasil survei Indonesia Survey Center (ISC) mengungkapkan ektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meroket hingga mencapai 30,4 persen. Sementara elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan stagnan di angka 19,1 dan 13,0 persen.

Peneliti Senior ISC Chairul Ansari mengatakan stagnasi elektabilitas Ganjar dan Anies disebabkan kedua tokoh itu tak memiliki dukungan yang pasti dari partai politik.

“Ganjar dan Anies masih stagnan di bawah angka 20 persen, karena ketiadaan kepastian dukungan dari Parpol dan mungkin seiring naiknya kepercayaan diri Parpol untuk mengusung kadernya sendiri,” kata Chairul, dilansir dari CNNIndonesia, Senin (29/8).

Chairul menjelaskan alasan terbesar publik memilih Prabowo adalah anggapan Menteri Pertahanan itu memiliki kapabilitas yang mumpuni di tengah isu keamanan nasional dan krisis pangan.

Sementara, alasan pemilihan Ganjar Pranowo adalah citranya yang kerakyatan di media sosial. Selain itu, pendukung Ganjar dinilai pendukung loyal PDIP.

Artinya, pemilih tradisional atau ideologis PDIP yang terpusat di Jateng kemungkinan besar akan bergeser ke capres lain jika PDIP tidak mengusung Ganjar.

“Kecenderungan terbesar alasan memilih Anies adalah karena kapabilitasnya dalam memecahkan masalah yang ditunjukkan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Demikian juga program kerjanya, karena kesamaan agama, rekam jejak yang bagus,” ujar dia.

Dalam survei itu dijelaskan tiga besar tokoh yang dijadikan pertimbangan adalah pendapat dari tokoh agama, parpol, dan ormas.

Sementara tokoh-tokoh lainnya yang pendapat dan sarannya dijadikan pertimbangan yaitu tokoh-tokoh yang berlatar birokrasi pemerintahan, adat, keluarga, dan public figure dan sebagainya.

Survei dilakukan pada 9-19 Agustus 2022 menggunakan teknik pencuplikan sampel multistage random sampling varian area random sampling.

Jumlah responden sebannyak 1.520 orang dengan tengumpulan data tersebut dilakukan melalui wawancara langsung dengan bantuan kuesioner. Margin of error ± 2,5 persen dan confidence interval 95 persen.

Sementara itu, berdasarkan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis 22 Agustus, nama Ganjar kokoh di posisi teratas dalam survei capres.

Dalam beberapa simulasi terbuka maupun tertutup, politikus PDIP itu mengalahkan dua pesaingnya di posisi kedua dan ketiga, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Dalam simulasi terbuka, Ganjar bahkan unggul dari Presiden Joko Widodo. Ia berada di posisi teratas andai Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar saat ini dengan elektabilitas mencapai 17,6 persen.

Kemudian, dalam simulasi tertutup lima nama, Ganjar juga mengungguli Prabowo, Anies, Airlangga Hartarto, dan Puan Maharani. Elektabilitas Ganjar berada di angka 30,1 persen.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Daftar Bersamaan dengan KIB, PSI: Tanda-Tanda Alam Nih!
Booster

News

Gandeng Polda-Kemenag Kalsel, PWNU Eksekusi Program Sejuta Vaksin Booster
sumur panas bumi

News

Sumur Panas Bumi di Dieng Banjarnegara Meledak: 1 Tewas, 7 ke RS!

News

Pemudik Balikpapan Melonjak, Dirut Pelni Turun Langsung

News

Lebaran Usai, Stok Darah di PMI Banjarmasin Belum Membaik
Rumah Disita Polisi, Wajah Istri Doni Salmanan Jadi Sorotan. Foto-Istimewa

News

Polisi Bakal Periksa Istri Doni Salmanan Pekan Depan
Pelabuhan Trisakti

News

Taat Prokes Dong..! Kala Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Mulai Disesaki Pemudik

Nasional

Pengamat: Sejak Awal Kasus Brigadir J, Polisi Tak Pernah Buka Hasil Otopsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com