Rodney Goncalves; Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan Peringati HUT ke-31, Perumda Paljaya Kampanyekan Sanitasi Aman Sembari Bersepeda Bersama

Temui Kapolri Usai Bunuh Brigadir J: Sambo Jelaskan Skenario Awal Duren Tiga

- Apahabar.com     Kamis, 25 Agustus 2022 - 12:10 WITA

Temui Kapolri Usai Bunuh Brigadir J: Sambo Jelaskan Skenario Awal Duren Tiga

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Irjen Ferdy Sambo sempat menghadap padanya setelah peristiwa penembakan di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan itu, Listyo Sigit menegaskan Sambo bakal mengungkap kasus tersebut sesuai dengan fakta yang ada.

Pertemuan antara Listyo Sigit dan Ferdy Sambo itu awalnya ditanyakan oleh anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Partai Demokrat, Benny Kabur Harman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kapolri. Benny ingin mengonfirmasi benar atau tidaknya isu Ferdy Sambo yang disebut menemui Listyo Sigit setelah menembak ajudannya, Brigadir J.

“Saya ingin tanya secara terbuka dari cerita yang tadi pak Kapolri sampaikan. Setelah kasus penembakan, jadi ini bukan cerita rekayasanya. Penembakan itu dilakukan saudara Richard (Bharada E) tadi. Dan ditambahkan atas permintaan pak Sambo. Setelah dia mati, dia tembak lagi,” ujar Benny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/8).

Selanjutnya, Benny bertanya apakah Sambo melaporkan peristiwa penembakan itu kepada Listyo Sigit sebagai bawahan Kapolri.

“Pertanyaan saya, sebagai Kadiv Propam bawahan pak Kapolri, adakah saudara Sambo melaporkan kasus ini kepada bapak?” kata dia.

Listyo Sigit pun tak menampik bahwa dia memang sempat bertemu dengan Ferdy Sambo. Dia langsung menanyakan tentang siapa pelaku peristiwa penembakan tersebut.

“Kami juga didatangi Ferdy Sambo. Saat itu saya tanyakan, kamu bukan pelakunya? Karena saya akan mengungkap kasus ini sesuai fakta, saya sampaikan begitu,” ujar Listyo Sigit menjawab pertanyaan.

Pada saat pertemuan dengan Listyo Sigit, Ferdy Sambo menyampaikan kronologi tewasnya ajudan Brigadir J berdasarkan skenario awal yang telah dibuatnya. Ferdy Sambo menyatakan Brigadir J tewas usai baku tembak antar sesama ajudan, yaitu dengan Bharada E.

“Saat itu dia menyampaikan kepada kami peristiwa skenario Duren Tiga,” ungkap Listyo Sigit.

Dikarenakan dalam perkembangannya kasus kematian Brigadir J itu dinilai banyak kejanggalan, Listyo Sigit akhirnya membentuk tim khusus (timsus) untuk mengungkap kasus tersebut.

Listyo Sigit menyebut Timsus bentukannya itu mendapatkan rekaman CCTV. Dari hasil rekaman CCTV tersebut, skenario yang disampaikan Ferdy Sambo sebelumnya mulai terungkap kebohongannya.

“Saat ini kita buktikan bahwa yang bersangkutan kami proses. Dan kami juga mendapatkan rekaman CCTV, pak,” katanya.

Listyo juga menjelaskan hasil dari rekaman CCTV itu akhirnya mementahkan kronologi yang Sambo jelaskan sebelumnya.

“Walaupun itu copy dari flash disk tapi menggambarkan peristiwa yang terjadi di Duren Tiga di mana cerita awal Brigadir J dikatakan sudah dalam keadaan meninggal saat Ferdy Sambo datang. Di CCTV tersebut terlihat Brigadir J masih hidup ketika Ferdy Sambo datang,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Ferdy Sambo pun telah ditetapkan sebagai tersangka karena merancang skenario dalam kejadian pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya itu. Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya, yaitu Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan Putri Candrawathi. (Regent/Foto:BS) 

Editor: Pramirvan Aprillatu - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penembakan

News

Usai Bharada E Jadi Tersangka, Timsus Polri Bidik Pelaku Lain

News

Jemaah Naqsabandiyah di Padang Mulai Puasa Ramadan Besok
Ujang Komarudin

News

Pengamat: Dualisme Kepemimpinan, Bisa Sebabkan PPP tidak Lolos ke Senayan
Hewan Banjarmasin

News

Instruksi Bupati Fikry: Setop Distribusi Sapi dan Kambing

News

Ahli Hukum: Kerugian Perdatanya Selesai, Perbuatan Pidana Masih Bisa Dituntut
tips berkendara aman saat hujan

News

Tips Berkendara Aman saat Hujan Turun agar Selamat sampai Tujuan

News

Sering Terjadi Demo Penolakan Kenaikan BBM, Istana Buka Peluang Ruang Dialog

News

Belanja Pegawai 2023 Jadi Rp 257,2 T, Gaji PNS Bakal Naik?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com